Suara.com - Tim Hotman 911 yang memberikan bantuan hukum ke keluarga Vina Dewi Arsita atau Vina Cirebon ternyata sempat dibuat bingung saat mempelajari berkas perkara. Di situ, ada empat nama pelaku yang belum tertangkap yakni Andika, Andi, Pegi dan Dani.
"Sempat ada kebingungan yang kami alami," ujar pengacara Vina, Saiful Salim dalam sebuah wawancara di kanal YouTube tvOneNews, Kamis (23/5/2024).
Setahu tim pengacara, Polda Jawa Barat cuma menerbitkan 3 DPO atas nama Pegi, Andi dan Dani. Namun dalam berkas perkara, ada nama Andika dalam daftar pelaku yang masih buron.
"Andika dan Andi ini orang yang sama atau tidak?," kata Saiful Salim bingung.
Setelah didalami, Andika dan Andi ternyata memang dua orang yang berbeda. Namun anehnya, pelaku atas nama Andika tidak masuk dalam DPO.
"Ternyata menurut informasi sampai hari ini, Andika dan Andi ini dua orang yang berbeda," imbuh Saiful Salim.
Belum ada informasi yang diterima tim pengara Vina terkait alasan pelaku bernama Andika tidak masuk dalam DPO.
"Yang satunya ini masih dikatakan sebagai informasi yang abu-abu. Entah kategorinya seperti apa itu, tapi dia dihilangkan," ucap Saiful Salim.
Dorongan mengusut kasus kematian Vina sendiri mulai digaungkan setelah penayangan film Vina: Sebelum 7 Hari yang menarik perhatian masyarakat hingga mendapat lebih dari 4 juta penonton. Publik mendesak kepolisian untuk mengejar tiga buronan pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terhadap Vina delapan tahun lalu.
Baca Juga: Keluarga Vina Dapat Banyak Informasi, Sebut Pegi Setiawan yang Ditangkap Bukan Pelaku Sebenarnya
Tingginya perhatian masyarakat akhirnya membuat Polda Jawa Barat membuka lagi penyidikan terhadap kasus kematian Vina. Penyidik menerbitkan DPO terhadap tiga buronan yakni Pegi atau Perong, Andi dan Dani pada Selasa (14/5/2024).
Namun, Polda Jawa Barat tidak menampilkan foto ketiga buronan yang dimaksud. Mereka hanya menyampaikan ciri fisik masing-masing dalam sebuah penjelasan singkat.
Terbaru, Polda Jawa Barat sudah mengumumkan penangkapan salah satu DPO atas nama Pegi atau Perong. Ia ditangkap di Bandung, Jawa Barat pada Selasa (21/5/2024).
Berita Terkait
-
Keluarga Vina Dapat Banyak Informasi, Sebut Pegi Setiawan yang Ditangkap Bukan Pelaku Sebenarnya
-
Polisi Dicurigai Salah Tangkap DPO Kasus Vina, Hotman Paris Colek Kapolda Jabar Tampilkan Wajah Pegi
-
Pegi DPO Kasus Vina yang Ditangkap Dicurigai Bukan Asli, Foto Ini Diduga Bukti Perbedaan Wajahnya
-
Selain Hotman Paris, Wirang Birawa Juga Bersuara soal Penangkapan Pelaku Vina Cirebon
-
Berprofesi Kuli Bangunan, Pegi Disebut Polisi Dalang Pembunuhan Vina Cirebon
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim