Suara.com - Keluarga Vina Cirebon yang jadi korban pembunuhan dan pemerkosaan didampingi Tim Hotman 911. Tim sempat bingung ketika mempelajari berkas perkara yang sudah terjadi pada delapan tahun itu.
Kebingungan ini terkait jumlah pelaku yang buron. Di dalam berkas, pelaku yang belum tertangkap ada 4 orang, yaitu Pegi, Andi, Dani, Andika.
Namun, DPO yang diterbitkan polisi cuma ada tiga, yaitu Pegi, Andi, dan Dani.
https://youtu.be/1sP5ZVKxK6k?feature=shared
“Andika dan Andi ini orang yang sama atau tidak?,” kata Saiful Salim selaku perwakilan Tim Hotman 911 dalam sebuah wawancara di kanal YouTube tvOneNews, Kamis (23/5/2024).
Faktanya setelah didalami tim Hotman 911, Andika dan Andi adalah orang yang berbeda.
Saiful mengatakan Andika dihilangkan dari DPO. Tapi dia tak tahu alasannya secara pasti.
“Yang satunya ini masih dikatakan sebagai informasi yang abu-abu. Entah kategorinya seperti apa itu, tapi dia dihilangkan,” kata Saiful Salim.
Dorongan mengusut kasus kematian Vina sendiri mulai digaungkan setelah penayangan film Vina: Sebelum 7 Hari mendapat sorotan. Publik mendesak kepolisian untuk mengejar tiga buronan pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terhadap Vina 8 tahun lalu.
Baca Juga: Akui Lihat Pegi Saat Malam Vina Dibunuh, Saksi Kunci: Dia Pakai Motor Smash Warna Pink
Tingginya atensi masyarakat akhirnya membuat Polda Jawa Barat membuka lagi penyidikan terhadap kasus kematian Vina. Penyidik menerbitkan DPO terhadap tiga buronan yakni Pegi atau Perong, Andi dan Dani pada Selasa (14/5/2024).
Namun, Polda Jawa Barat tidak menampilkan foto ketiga buronan yang dimaksud. Mereka hanya menyampaikan ciri fisik masing-masing dalam sebuah penjelasan singkat.
Terbaru, Polda Jawa Barat sudah mengumumkan penangkapan salah satu DPO atas nama Pegi atau Perong. Ia ditangkap di Bandung, Jawa Barat pada Selasa (21/5/2024).
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
MMKSI Optimistis Penjualan Mitsubishi XForce Capai Target di GIIAS 2026
-
Ironi Perayaan Kemerdekaan: Pejabat Pakai Anggaran, Warga Bayar Patungan
-
Makin Runyam, Donald Trump Kembali Klaim Ambil Alih Hak Tarif Pelayaran Selat Hormuz
-
Pembangunan IKN Dipersoalkan, Suku Balik Sepaku Minta Hak Adat Dilindungi
-
Lirik Lagu Honk! no na dan Maknanya yang Viral, Bawa Budaya Lokal ke Kancah Global
-
4 Parfum Aroma Nanas yang Menyegarkan, Cocok Dipakai Saat Cuaca Panas!
-
IHSG Bertahan di Level 6.200, MDKA Melonjak
-
Gajah Jovi Mati setelah Sebulan Dirawat Intensif di PLG Minas
-
Salah Kaprah Soal Independent Woman: Kemandirian yang Terjebak Bias Kelas
-
Timnas Indonesia di Ujung Tanduk, Mitchell Baker: Garuda Belum Habis!