Suara.com - Dika Angkasaputra Moerwani atau yang dikenal dengan Raditya Dika merupakan penulis, komedian, sutradara, aktor dan YouTuber Indonesia kelahiran Jakarta pada 28 Desember 1984.
Pria yang kerap disapa Radit ini menikah dengan Anissa Aziza pada 5 Mei 2018 dan dikaruniai dua orang anak.
Sebagai penulis, karya pertama Raditya Dika adalah buku berjudul Kambing Jantan: Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh (2005). Karya tersebut berhasil mengangkat namanya.
Buku ini menceritakan kehidupan Radit ketika masih berkuliah di Adelaide, Australia. Cerita yang dibawakan Radit adalah kisah-kisahnya sebagai pelajar Indonesia yang berkuliah di luar negeri.
Buku yang masuk kategori genre baru tersebut ditampilkan dalam format buku harian. Seluruh cerita dalam karyanya tersebut berasal dari blog pribadi terdahulu milik Radit, www.kambingjantan.com, yang sekarang menjadi www.radityadika.com dan masuk kategori best seller.
Saat Radit merilis buku pertamanya, memang belum banyak yang masuk ke dunia tulisan komedi. Apalagi bergaya diari pribadi (personal essay).
Melansir Wikipedia, buku keduanya berjudul Cinta Brontosaurus, diterbitkan pada tahun 2006. Hampir sama dengan buku sebelumnya, cerita-cerita dalam buku ini berasal dari kisah keseharian Radit.
Namun, buku kedua ini menggunakan format cerita pendek yang bercerita mengenai pengalaman cinta Radit yang sepertinya tidak selalu beruntung. Isi buku ini meliputi kisah dari sewaktu Radit mengirim surat cinta pertama ke teman saat SD, hingga pengalaman Radit memerhatikan kucing Persia-nya yang jatuh cinta dengan kucing kampung tetangganya.
Buku ketiganya yang berjudul Radikus Makankakus: Bukan Binatang Biasa terbit pada tanggal 29 Agustus 2007. Buku ketiga ini mengisahkan Radit yang pernah menjadi badut Monas dalam sehari, mengajar bimbingan belajar, lalu saat Radit dikira hantu penunggu WC, sampai cerita mengenai kutukan orang NTB.
Sementara, buku keempatnya berjudul Babi Ngesot: Datang Tak Diundang Pulang Tak Berkutang terbit pada bulan April 2008.
Ia juga bermain dalam film yang diangkat dari pengalaman hidupnya, Kambing Jantan: The Movie.
Pada pertengahan November 2009, melalui situs resminya, Radit mengumumkan bahwa buku kelimanya yang berjudul Marmut Merah Jambu akan segera terbit dengan jadwal edar sementara pada Desember 2009. Namun, Radit kembali lewat situs resminya menyatakan bahwa buku kelimanya tersebut masih mengalami sedikit perubahan dan juga penambahan cerita pada beberapa bagian, sehingga kemungkinan besar penerbitan buku tersebut akan mundur beberapa waktu.
Melalui situs resmi pribadinya pada bulan Oktober 2011 ini Raditya Dika juga mengumumkan bahwa bukunya yang berjudul Manusia Setengah Salmon akan segera terbit tanggal 24 Desember 2011.
Di situs itu Raditya Dika membuat countdown pada blognya agar para penggemarnya ingat tanggal terbit buku Manusia Setengah Salmon. Adapun pada tahun 2015, Koala Kumal menyusul dengan kisah 'patah hati terberat' yang sempat dia alami.
Tahun 2009, Kambing Jantan diangkat ke layar lebar. Cerita Radit mampu menggelitik Rudi Soedjarwo untuk mengangkat karyanya tersebut menjadi sebuah film.
Tak hanya itu, Kambing Jantan juga sempat hadir dalam versi komik. Dalam proyek ini, Radit menggandeng Adriano Rudiman sebagai ilustrator komiknya. Sejak 2013, beberapa buku Radit yang lainnya turut diangkat ke layar lebar. Bahkan beberapa film dia garap sendiri, seperti film Hangout yang rilis di tahun 2016. Film tersebut mampu meraih jumlah penonton terbanyak hingga 2,6 juta penonton. Lalu, film The Guys yang tayang pada April 2017 yang menjadi film terakhir Radit sebelum vakum dari dunia film.
Tak hanya menjadi sutradara, Radit juga dikenal sebagai seorang komika. Dia disebut sebagai sosok senior dalam ranah 'komedi tunggal' tersebut. Bahkan, Radit telah dipercaya menjadi juri Stand Up Comedy Indonesia, sebuah ajang pencarian bakat komika terbesar di Indonesia.
Berita Terkait
-
FIFA Turun Tangan Selidiki Dugaan Rasisme Terhadap YouTuber IShowSpeed
-
Rasisme Cederai Sportivitas Sepak Bola, Menang Tak Harus Menghina Lawan
-
Pernah Jadi MUA hingga Live Streamer, Aris Priadi Kini Bersinar sebagai Wak Bordir
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Memoar Getir Vabyo: Ketika Eksploitasi Kerja Dibungkus Ironi Komedi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi, Risiko Serangan di Selat Hormuz Belum Mereda
-
Rupiah Menguat, BI Tahan Suku Bunga dan Perkuat Intervensi Pasar Valas
-
Deathstalker: Hadir dengan Petualangan Pahlawan Barbar Melawan Penyihir!
-
Intip Spesifikasi Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro yang Tampil Lebih Maskulin di GIIAS 2026
-
Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih, Ini Buktinya
-
Harga Motor Listrik Honda, Simak Perbedaan ICON e: vs EM1 e: vs CUV e:
-
Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham