Suara.com - Nayunda Nabila dan Shinta Bachir merupakan dua nama penyanyi yang santer dirumorkan jadi wanita simpanan pejabat.
Nama Nayunda Nabila belakangan ramai dibahas karena terseret dalam kasus gratifikasi dan pemerasan eks Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL). Di persidangan, terungkap 'kebaikan' SYL pada Nabila.
Sementara cerita Shinta Bachir jadi simpanan pejabat sudah terjadi cukup lama. Blak-blakan Shinta disampaikan pada media pada 2015.
Berikut adalah deretan fasilitas yang diperoleh Nayunda Nabila dan Shinta Bachir kala diisukan jadi simpanan pejabat.
Nayunda Nabila
Dalam persidangan yang berlansung pada Rabu (29/5/2024) kemarin, Syahrul Yasin Limpo (SYL) terindikasi memiliki hubungan spesial dengan Nayunda Nabila.
Kendati dibantah SYL adanya hubungan spesial, Nayunda Nabila terbukti menerima aliran dana dari eks Menteri Pertanian tersebut.
Beberapa fasilitas yang diperoleh Nayunda Nabila di antaranya adalah cincin perhiasan, tas Balenciaga, kalung emas, dan uang saweran sebesar Rp 10 juta.
Di samping itu, Nayunda Nabila juga dibayari cicilan apartemennya sebesar Rp 29,4 juta dan diberikan pekerjaan di Kementan sebagai pegawai honorer dengan gaji Rp 4,3 juta.
Baca Juga: Deretan Pemberian SYL Ke Biduan Nayunda: Ada Uang, Emas, Tas Balenciaga Hingga Bayar Cicilan
Shinta Bachir
Shinta Bachir terang-terangan mengeklaim menjadi simpanan pejabat di kepolisian sekitar 3 tahun lamanya.
Meski tidak diungkap secara rinci, Shinta Bachir mengeklaim mendapat sejumlah fasilitas kala berhubungan dengan pejabat tersebut. Salah satu di antaranya adalah kamar apartemen.
Kemudian, Shinta Bachir juga mengaku disekolahkan di John Robert Powers oleh pejabat tersebut dalam rangka memperbaiki kepribadian dan manners-nya.
"Jujur pendidikan kurang. Saya tidak bisa table manner, attitude saya. Makanya saya disekolahin di sana," ucap Shinta Bachir dalam Hotman Paris Show tahun 2018.
Biaya sekolah di John Robert Powert dibanderol dengan harga yang variatif. Untuk kelas Basic Personality, tarif yang dikenakan adalah sebesar Rp 15 juta.
Sementara itu, kelas Personal dikenakan biaya Rp 25 juta, kelas Leadership Rp 35 juta, kelas Regular Personal Rp 7,5 juta, dan Regular Family Rp 16,5 juta.
Berita Terkait
-
Diberi Jabatan, Cincin, hingga Apartemen, Apa Jasa Nayunda Nabila Buat SYL?
-
Deretan Fasilitas Nayunda Nabila dari SYL: Cicilan Apartemen sampai Saweran Ratusan Juta
-
Dapat Tas Balenciaga dan Plus-plus Lain dari SYL, Biduan Nayunda Unggah Soal Israel
-
Deretan Pemberian SYL Ke Biduan Nayunda: Ada Uang, Emas, Tas Balenciaga Hingga Bayar Cicilan
-
Senin Depan, Jaksa Siap Hadirkan Eks Jubir KPK Febri Diansyah di Sidang Kasus SYL
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas