PB PORDI dan HGI Gelar Turnamen di Samarinda, Ribuan Atlet Adu Strategi

Rabu, 16 September 2026 | 15:50 WIB
Ilustrasi main game. [Dok. Canva]
  • Ribuan atlet bersaing dalam HGI Samarinda Tournament di Kalimantan Timur pada 12-13 September 2026.
  • PB PORDI dan HGI menyelenggarakan kompetisi tersebut untuk mengubah stigma di masyarakat.
  • Penyelenggara memastikan operasional turnamen mematuhi regulasi serta mendorong kebiasaan bermain secara sehat.

Suara.com - Ribuan atlet berkumpul di Samarinda, Kalimantan Timur, untuk memperebutkan gelar juara dalam HGI Samarinda Tournament 2026.

Kompetisi olahraga yang mengandalkan strategi dan konsentrasi tersebut berlangsung pada 12-13 September 2026.

Ajang ini salah satunya digelar untuk mengubah pandangan negatif masyarakat terhadap permainan tradisional tersebut.

Pengurus Besar Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI) bersama Higgs Games Island (HGI) menilai permainan ketangkasan ini membutuhkan konsentrasi dan strategi, seperti halnya olahraga asah otak lainnya.

Kehadiran ribuan peserta di Samarinda menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kompetisi yang mengandalkan strategi dan ketajaman berpikir.

Perwakilan HGI, Ray Fan, menjelaskan bahwa platformnya hadir untuk memfasilitasi para atlet amatir yang ingin menguji kemampuan taktis mereka dalam kompetisi.

Membangun Ekosistem Kompetitif

Ajang di Samarinda menjadi bagian dari upaya penyelenggara mengarahkan pemain untuk berkompetisi di level yang lebih serius.

"Kami ingin buka lebih banyak kesempatan bagi para pemain domino untuk membawa kemampuan yang mereka miliki ke jenjang kompetisi yang lebih serius," ujar Ray dalam keterangan tertulis.

Penyelenggara menyadari bahwa perkembangan ekosistem olahraga asah otak perlu diikuti tata kelola platform yang aman dan bertanggung jawab.

Sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang terdaftar, HGI menyatakan seluruh operasional turnamen dan ekosistem digitalnya mengikuti regulasi yang berlaku di Indonesia.

"Kami melarang keras penyalahgunaan platform dalam bentuk apa pun dan mendukung penuh upaya pemerintah dalam memberantas aktivitas ilegal," tegasnya.

Edukasi Pemain dan Pengawasan

Upaya menjaga sportivitas juga dilakukan melalui penindakan terhadap akun yang terindikasi mengganggu ekosistem permainan.

Penguatan tata kelola tersebut turut diawasi melalui audit kepatuhan setiap semester dengan menggandeng firma hukum independen.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com