Suara.com - Raffi Ahmad dan Nagita Slavina diketahui tinggal di rumah megah bak istana. Namun menurut warganet, kediaman mereka tak menarik karena berantakan.
"Segedong-gedongnya dan semahal-mahalnya rumah Rans, tetap kelihatan berantakan banget karena kebanyakan barang," tulis warganet dengan akun X @hll***
"Iseng lihat di beranda YouTube, ada vlog artis ngeliput rumah mereka. Zonk benar dah ah. Nggak kelihatan mewah sama sekali," sambung akun tersebut.
Menurutnya, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina seharusnya menyewa jasa home styling untuk membuat rumah megah mereka enak dilihat.
"Kalau gue komen di Instagram pasti habis gue dihujat bala-bala si sesembak anti hujat se-Indonesia," tulis akun tersebut di unggahan lain.
"Bisa dikulitin semua borok-borok gue dah. Seram banget guys," imbuhnya menyindir para penggemar fanatik Nagita Slavina.
Rumah bergaya Barat yang masih berada di kawasan Andara ini baru ditinggali sekitar setahun oleh keluarga Raffi Ahmad.
Sebelumnya, ayah dua anak tersebut mengatakan bahwa rumah tersebut akan menjadi ruang yang lebih privasi bagi keluarganya. Faktanya, justru banyak staf yang ikut tinggal di sana.
Warganet menduga penyebab rumah Raffi Ahmad dan Nagita Slavina berantakan karena terlalu banyak orang yang lalu-lalang.
Baca Juga: Raffi Ahmad dan Keluarga Pilih Haji Furoda, Apa Perbedaannya dengan Haji Plus?
"Kukira mereka niatnya bangun rumah baru biar rumah lama dipakai karyawannya dan naruh barang lama, tapi tetap aja rumah baru banyak yang tinggalin juga kayaknya dan perintilannya numpuk," komentar akun @kki***
"Kalau aku mikirnya mereka (Raffi dan Nagita) nggak bisa punya waktu beneran quality time sama keluarga kecil. Karena rumahnya selalu rame," tambah akun @ner***
"Makanya waktu nonton liputan rumah RANS yang setiap harinya ada puluhan orang keluar masuk, penataan barangnya nggak beraturan, timbul perasaan nggak nyaman waktu nonton," ujar akun @gen***
Di sisi lain, ada pula yang mengkritik Nagita Slavina terbiasa hidup berantakan sejak remaja.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
OOTD Cantik Nagita Slavina saat Makan Siang di Kantor Baru RANS, Harga Baju Polosnya Bikin Kaget
-
Perbandingan Biaya Haji Plus dan Furoda, Nagita Slavina Pernah Coba Dua-duanya
-
Nagita Slavina OTW Haji 2 Kali: Dulu Pakai Haji Plus, Sekarang Furoda Luxury Bareng Suami
-
Raffi Ahmad dan Keluarga Pilih Haji Furoda, Apa Perbedaannya dengan Haji Plus?
-
Raffi Ahmad Minta Maaf Batal Duet dengan Alan Walker di Konser: Sorry, I'm Going Haji
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit