Suara.com - Jerome Polin akhirnya mematahkan 'kutukan' sendiri setelah Indonesia berhasil mengalahkan Timnas Filipina pada pertandingan babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Selasa (11/6/2024) malam.
Momen Jerome merayakan kemenangan Timnas Indonesia pun dibagikannya dalam sebuah unggahan di Instagram.
"Aaaa seneng banget Timnas Indonesia menang 2-0 dari Filipina. Menyala! Akhirnya tim yang aku dukung bisa menang. Mantap jiwa!" tulis Jerome Polin di caption.
Dalam unggahannya, YouTuber tersebut membagikan potret sedang memegangi syal bertuliskan Indonesia sambil menunjukkan senyum lebarnya.
Ada pula momen Jerome berteriak "gol" ketika Tom Haye dan Rizky Ridho berhasil membobol gawang lawan.
"Asli aku happy-nya dobel. 1. Timnas menang, 2. Udah nggak nge-jinx!" tandasnya sambil menambahkan emoji tertawa.
Bila pada akhirnya Timnas Indonesia kalah, Jerome mengaku tidak akan berani mengunggah kontennya itu karena khawatir dihujat lagi.
"Jerome cursed sudah terpatahkan. Menyala timnasku!" ujar @itsme_***.
"Akhirnya Jerome mematahkan kutukannya sendiri," ujar @ipta***.
Baca Juga: 7 Potret Anak Tasya Farasya Wisuda TK, Tampil Bergaya Arabian
"Akhirnya kutukan Jerome menghilang xixixi," sambung @karbon***.
Diketahui, Jerome Polin pernah diejek sebagai 'dark system'. Hal ini membuat warganet menyebutnya sebagai 'kutukan Jerome' atau 'Jerome curse'.
Awalnya memang hanya lelucon, tetapi lambat laun istilah tersebut digaungkan setiap kali tim olahraga yang didukung Jerome kalah.
Puncaknya ketika Timnas Indonesia kalah di pertandingan Piala Asia U23 beberapa bulan lalu. Ternyata hal itu sampai mengganggu mental Jerome.
"Iya sempat syok, bahkan dari curse yang awal. Desember tahun lalu aku sebenarnya masih etrtekan, ngerasa nggak damai, terganggu, benar-benar down, kepikiran terus," ujar Jerome dalam podcast Deddy Corbuzier.
Atas kutukan yang diciptakan warganet itu, Jerome malah menjadi pihak yang meminta maaf. Bukan sebaliknya.
Berita Terkait
-
Bukan Diberhentikan, Anang Hermansyah and Friends Walkout Gegara Hal Ini
-
Amuk Oki Rengga Saat Bung Towel Dilempar Botol, Netizen: Kasih Arhan Aja yang Lempar
-
Sarwendah Bagikan Momen Pertama Kali Nonton Timnas Langsung Bareng Onyo, Nama Marselino Ferdinan jadi Omongan
-
Dinilai Rusak Momen Kemenangan Indonesia, Anang Hermansyah dan Ashanty Minta Maaf
-
Ashanty Gercep Tutup Komentar Usai Disoraki Suporter Bola, Takut Kena Mental?
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Shindy Lutfiana MC LCC Empat Pilar MPR RI Mulai Kena 'Cancel Culture', Pihak EO Putus Kerjasama
-
Bukan Minta Maaf, Juri LCC MPR RI Malah Diduga Unggah Status Menantang Publik
-
Bikin Melongo, Emak-Emak Ini Angkut Motor Listrik Sambil Dibonceng
-
Sinopsis Film Fuze, Sajikan Thriller Aksi dengan Plot Bom dan Perampokan Rumit
-
MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar Minta Maaf Usai Videonya Viral
-
Film Kamu Harus Mati Siap Hantui Bioskop, Hadirkan Teror Gaib yang Menguji Persahabatan
-
Aldi Taher Mohon Doa, Sang Ayah Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Usus Buntu
-
Bikin Syok! Anggaran Bingkai Foto Prabowo dan Gibran Untuk Sekolah Rakyat Tembus Rp4,14 Miliar
-
Bukan Sekadar Pura-Pura Kuat, Sembilan Tera Ajak Pendengar 'Jujur pada Luka' lewat EP Perdana
-
Spin-Off Money Heist Hadir di Netflix, Berlin Pimpin Aksi Perampokan Baru di Seville