Suara.com - Pelaku pengancaman dan pemerasan Rp300 juta kepada Ria Ricis telah ditangkap polisi pada Senin (10/6/2024) lalu.
Lelaki bernisial AP itu ternyata merupakan mantan sekuriti rumah Ria Ricis yang pernah diberikan ponsel bekas milik sang YouTuber saat masih bekerja.
"Pelaku ini benar adalah mantan sekuriti atau satpam di rumahnya korban. Dari mana dia mengambil dokumen pribadi ini? Dari CCTV rumah korban saat dia bekerja," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam kepada wartawan, Rabu (12/6/2024).
"Yang kedua, dari handphone. Jadi saat bertugas sebagai sekuriti atau satpam, dikasih handphone sama korban untuk dipakai bekerja namun masih ada data-data pribadi di sana," tutur Ade Ary menyambung.
Ria Ricis lalu memberi tanggapan soal kabar baik tersebut. Tak banyak yang disampaikan mantan istri Teuku Ryan itu selain bersyukur.
Pasalnya, sejak awal Ria Ricis sudah mengetahui sosok yang telah menzaliminya, karena dia sendiri yang memberikan ponsel bekasnya pada AP.
"Iya, Alhamdulillah. Sudah ada (pelakunya) gitu ya," ujar Ria Ricis saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (12/6/2024) kemarin.
Perempuan 28 tahun itu juga bilang kalau mulai sekarang dia sudah tak ingin ikut campur dengan kasus tersebut karena sudah menyerahkannya ke polisi.
"Itu sudah ada yang mengurus. Jadi aku sudah lepas tangan, kasih ke pihak yang lebih berwenang aja," ucapnya.
Baca Juga: Ria Ricis Tampil Makin Cantik Usai Cerai, Ramai Dikomentari: Ada Benernya Teuku Ryan...
Meski sebelumnya ketakutan kalau foto dan videonya saat berpakaian minim disebarkan oleh AP, kini Ria Ricis sudah merasa lebih tenang. Kata dia, Yang Maha Kuasa selalu baik dalam melindunginya. "Allah selalu baik," kata Ricis.
Sebagai informasi, Ria Ricis melaporkan kasus ini ke Polda Mtero Jaya pada 7 Juni lalu. Menurutnya, seseorang telah mengancam akan menyebarkan foto dan video pribadinya bila tak diberi uang Rp300 juta.
Ancaman tersebut berlangsung selama lima hari berturut-turut hingga membuat Ria Ricis tak nyaman dan ketakutan. Dalam keterangannya, Ricis menjelaskan kalau dia sendiri kenal dengan pelaku karena dia sendiri yang memberikan ponsel lamanya kepada lelaki itu.
Berita Terkait
-
Bersiap Naik Pelaminan, Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Percayakan Busana ke Vendor yang Urus Nikahan Ria Ricis
-
Ramalan Hard Gumay Jadi Kenyataan? Deretan Artis Ini Resmi Bercerai di Tahun 2024
-
Ria Ricis Akui Sempat Ragu Berangkat Haji Karena Anak: Aku Cinta Moana tapi Lebih Cinta Allah
-
Ria Ricis Menangis Tinggalkan Anak Pergi Haji: Ibu Cinta Moana, Tapi Ibu Lebih Cinta yang Ciptakan Kamu
-
Mantan Sekuriti Ambil Foto dan Video Ria Ricis Berpakaian Minim dari Rekaman CCTV Rumah
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat
-
Ledakan Dekat Hotel yang Bikin Pemain Vietnam Tak Bisa Tidur Pulas Bukan Ulah Suporter Indonesia
-
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.997 Jelang Laporan Pertumbuhan Ekonomi RI
-
Ramai-ramai Pasang Pagar Tinggi, Pakuwon Mall Jogja Tepis Isu demi Keamanan
-
Menkomdigi Tegaskan Konten Eben Martono di Ajang GIIAS Langgar UU PDP, Bisa Dipidana
-
5 Lip Tint Tahan Lama Lebih dari 8 Jam, Bibir Lembap Seharian
-
Putusan MK soal MBG Sarat Kompromi Politik, Bukan Murni Pertimbangan Hukum
-
Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan
-
GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional
-
DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik