Suara.com - Dinar Candy kembali disorot usai sang kekasih Arfandi Susilo atau Ko Apex ditangkap atas dugaan dugaan pemalsuan dokumen serta penggelapan kapal. Pasalnya, Dinar sempat sesumbar bahwa Ko Apex tidak akan terkena jerat hukum.
"Coba aja kalau tembus, nggak akan bos," ujar Dinar Candy dalam sebuah sesi siaran langsung di media sosial beberapa waktu lalu.
Dinar Candy dalam lanjutan pernyataannya mengatakan, ia bisa melindungi Ko Apex dari orang-orang yang berusaha menjebloskannya ke penjara.
"Kan kalian nggak tahu cara aku melindungi orang seperti apa, nggak tahu di belakang aku ada siapa," papar Dinar Candy.
Namun kenyataannya, Ko Apex diciduk Polda Jambi pada 12 Juni 2024. Ia dibawa ke Polda Jambi untuk menjalani pemeriksaan setelah dua kali mangkir panggilan.
Buntut penangkapan Ko Apex, Dinar Candy sempat diledek habis-habisan. Publik berasumsi Dinar tidak cukup ampuh untuk melindungi Ko Apex seperti klaimnya.
Kini, Dinar Candy buka suara terkait hal itu. Ia berdalih pernyataan itu disampaikan dalam konteks yang berbeda.
"Itu video live lama," kata Dinar Candy di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Jumat (14/6/2024).
Dinar Candy juga meluruskan bahwa dirinya tidak benar-benar serius saat mengklaim punya orang berpengaruh di belakangnya, yang bisa meloloskan Ko Apex dari jerat hukum.
Baca Juga: Baru Terbongkar! Mahalini dan Rizky Febian Ternyata Siapkan 7 Kotak Sumbangan di Pernikahannya
"Backingan aku itu Allah SWT. Walaupun aku barbar begini, aku masih percaya Tuhan," terang Dinar Candy.
Dinar Candy pribadi kini hanya bisa menyemangati Ko Apex agar bisa melewati cobaan yang datang lewat masalah hukum.
"Tetep semangat, lalui semua ini. Apa pun yang terjadi dalam hidup, itu sudah diatur sama Allah," ucap Dinar Candy.
Ko Apex dilaporkan atas dugaan dugaan pemalsuan dokumen serta penggelapan kapal ke Polda Jambi pada 17 April 2024. Menurut keterangan pelapor dari PT Sinar Bintang Samudera (SBS), masalah bermula sejak Ko Apex dipercaya mengelola kantor cabang PT SBS di Jambi pada Januari 2022.
Berita Terkait
-
Ko Apex Ditangkap, Padahal Baru Janji Akan Nikahi Dinar Candy
-
7 Deretan Hadiah Mewah Ko Apex untuk Dinar Candy, Dari Mobil Mewah hingga Kelab Malam
-
Intip Bisnis Ko Apex, Kekasih Dinar Candy yang Terseret Kasus Pemalsuan Dokumen
-
Gurita Bisnis Ko Apex, Pacar Dinar Candy Dijemput Paksa Polisi Kasus Pemalsuan Dokumen
-
Ayu Soraya Syok Ko Apex dan Dinar Candy Dapat Karma Instan: Selebihnya Seperti Bom
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
Terkini
-
Daftar Lengkap Pemenang Grammy Awards 2026, Ada Bad Bunny hingga Lady Gaga
-
Selain Ressa, Denada Juga Mohon Maaf ke Almarhumah Ibunya: Semoga Dosa Khilaf Saya Diampuni
-
Hamil Besar Anak Ketiga, Zaskia Sungkar Akui Geraknya Kini 'Slowmo' Kayak Siput
-
Buka Suara Soal Ressa, Denada Sebut Kondisi Mental Jadi Alasan Tak Rawat Anak
-
Viral Warga Ngamuk di Polsek Cilandak, Hasil BAP Penganiayaan Berubah Jadi Kasus Narkoba
-
Akui Ressa Anak Kandungnya, Denada Minta Maaf Tinggalkan Sejak Usia 10 Hari
-
ATEEZ Tutup Konser 'IN YOUR FANTASY' di Indonesia dengan Rasa Haru dan Janji Comeback
-
Kronologi Lengkap Kasus Jeffrey Epstein, Seret Nama Pesohor Dunia
-
DMASIV hingga Afgan Ramaikan Ultraverse Festival Jakarta Persembahan XL Ultra 5G+
-
Viral TKW Indonesia di Dubai Bisa Punya Range Rover Seharga Rp1,7 Miliar, Pajaknya di Luar Dugaan