Suara.com - Pembangunan IKN oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) memantik pro dan kontra. Artis Didi Riyadi jadi salah satu yang tak setuju megaproyek tersebut.
Hadir di podcast Kasisolusi, drummer band Element tersebut terang-terangan mengkritik pembangunan IKN jelang peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia.
Menurut Didi, pembanungan IKN terkesan dipaksakan. Padahal kata dia, sedikit pihak yang mau investasi di sana.
"Kalau bicara tentang ini (IKN), nggak ada investornya, Pak. Sejak awal sudah bermasalah," kata Didi Riyadi.
Didi lantas menyinggung mereka yang datang ke IKN atas undangan Jokowi. Salah satunya adalah 9 Naga, sembilan pengusaha besar keturunan Tionghoa yang ada di Indonesia.
"9 Naga datang, artis-artis datang motoran, saya juga bisa ke sana dong kalau cuma ke sana doang,"ujar Didi Riyadi.
Seharusnya, kedatangan tamu undangan Jokowi itu bisa memberikan dampak bagi pembangunan IKN. Sebab, percuma kalau cuma bersifat seremonial saja.
"Kalau cuma datang bisa dong," ujar musisi yang pernah dikabarkan dekat dengan Ayu Ting Ting ini.
Lebih lanjut, Didi Riyadi mempertanyakan pakah 9 Naga mengguyur uang untuk pembangungan IKN atau tidak. Pasalnya kata dia, pemerintah masih berusaha menawari Uni Emirta Arab untuk berinvestasi.
Baca Juga: Caleg Anak Band, Perolehan Suara Andika Mahesa dan Didi Riyadi Tak Sebesar Pasha Ungu
"Kalau 9 Naga, 9-9-nya invest di situ, untuk apa kemarin ke Uni Emirat Arab, tawarin IKN," ujarnya.
Menurut Didi Riyadi, jika 9 Naga jadi investor IKN, sedianya Jokowi tak perlu lagi mencari cuan dari pihak lain.
"Harusnya udah ketutup dong," ujar Didi Riyadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Sinopsis The Doorman: Kucing-kucingan eks Marinir dan Perampok, di Bioskop Trans TV Malam Ini
-
Memburu Bintang Komika Baru: Kompas TV Punya SUCI, Netflix Ada Funny AF with Kevin Hart
-
Film Top Gun dan Sekuel Maverick Tayang Ulang Mulai Hari Ini, Cuma Seminggu di Bioskop
-
5 Sinopsis Film Netflix yang Lagi Bertengger di 5 Besar Hari Ini
-
Film Taiwan Terlaris Sunshine Womens Choir Siap Tayang di Indonesia, Sinopsisnya Bikin Haru
-
Malam Keramat: Labirin Teror Ritual Kuno yang Mencekam, Malam Ini di ANTV
-
Afgan Gelar Konser Tunggal Retrospektif: Simak Daftar Harga Tiket Mulai Rp600 Ribuan!
-
Film 'Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan' Resmi Menguras Air Mata di Bioskop Mulai Hari Ini
-
Buka-bukaan Jurnal Pribadi, Afgan Siap Bikin Penonton Nangis di Konser Retrospektif
-
Alyssa Daguise Semprot Netizen, Al Ghazali Dukung dan Ungkap Alasan Beri Nama Bayinya Zephora