Suara.com - Dunia musik Indonesia diramaikan dengan penyanyi pendatang baru bernama Claudius Syiwabetara Widjanarko. Syiwa menggandeng Rowman Ungu dan Reynold eks gitaris Slank untuk proyek musik perdananya ini.
Tak tanggung-tanggung, Syiwa langsung merilis mini album atau EP berjudul "Save It" dalam debutnya ini. Di album ini, Syiwa menggabungkan pengalaman hidupnya yang cukup lama tinggal di Jerman, emosi, dan passion-nya dalam musik.
"Save It" merupakan refleksi dari perjalanan hidup Syiwa, mulai dari persahabatan, percintaan, hingga kehidupan sekolahnya di Berlin.
Selama proses rekaman, Syiwa mengaku sangat nyaman dan hampir tak menemukan banyak kendala. Apalagi, ia juga dibantu musisi berpengalaman seperti Rowman Ungu dan Reynold.
"Seru banget, kayak main sih. Cuma memang kalau udah menikmati dan kejaga mood-nya jangan diganggu, bakalan buyar. Sama aja kayak pacaran lah yaa, kalau enggak mood susah kan," kata Syiwa di acara rilis mini albumnya di Jakarta, baru-baru ini.
Syiwa mengakui, genre R&B sedikit banyak dipengaruhi dari pengalamannya tinggal di Jerman. Menurut cowok kelahiran Jakarta, 16 Maret 2002 ini, di tempatnya ia tinggal layaknya pusat budaya dan sejarah modern.
"Jadi selama di Berlin, ketemu artis di sana tuh musiknya aneh. Akh mau buat lagu yang unik lah, genre aku R&B, walau memang enggak R&B banget. Sebenarnya terinspirasi dari hidupku di Berlin," kata Syiwa, yang mengaku mengagumi penyanyi Chrisye.
"Save It" terdiri dari enam lagu dengan tema yang beragam. Mulai dari kisah cinta yang rumit hingga pencarian jati diri. Setiap lagu dalam mini albm ini memiliki karakteristik unik yang mencerminkan kepribadian dan musikalitas Syiwa.
"Setiap lagu yang aku buat nyata dari pengalaman aku pribadi. Kalau ditanya mana yang paling terasa, ya semuanya, tapi setiap hari perasaan enggak cuma satu. Waktu sama Om Reynold, aku cerita mau buat lagu kehidupanku selama di Jerman, jadi nyata lah," imbuh Syiwa.
Baca Juga: Ladrang Piweling dan Gundhul-gundhul Pacul Menutup Acara Puncak Yogyakarta Gamelan Festival 2024
Sementara itu, Reynold sendiri mengaku tertantang untuk membantu menggarap mini album "Save It" ini. Sebagai musisi yang biasa bermain di jalur rock, membantu Syiwa di genre R&B membuat personel Band OmOm ini bersemangat membangun ide kreatifnya.
"Proses bermusiknya gampang. Saya kasih rif, Syiwa di saat itu bikin lirik dan notasi lagu. Itu pengalaman yang buat saya hal baru. Dari masa lalu, generasi 1990-an, ini sebuah hal yang baru, yang tua harus belajar sama yang muda. Ennjoy banget lah," tutur Reynold.
Berita Terkait
-
Ladrang Piweling dan Gundhul-gundhul Pacul Menutup Acara Puncak Yogyakarta Gamelan Festival 2024
-
Bukan Cinta-cintaan, Ryo Fryandh Suguhkan Hubungan Anak-Orangtua di Lagu Jiwa Dewasa
-
Yogyakarta Gamelan Festival 2024 Hadirkan Lokakarya hingga Rembug Budaya
-
Digelar September, Konser "Everlasting Harmony" Melly Goeslaw Ajak Penonton Nostalgia dengan Lagu-lagu Hits 90an
-
Hadirkan The Changcuters Hingga D'Masiv, LMAC Super Hitz Fest 2024 Digelar Akhir Pekan Ini
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu
-
FORESTRA 2026 Umumkan Line Up Tahap Kedua, Hadirkan Perpaduan Musik dan Keindahan Alam
-
Dituding Acuh saat Thariq Halilintar Buka Kado, Aaliyah Massaid Beri Klarifikasi Menohok