Suara.com - Serba-serbi kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia jadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen menyoroti gaya hidup sederhana sang Kepala Negara Vatikan.
Paus Fransiskus mendarat di Indonesia pada Selasa (3/9/2024). Alih-alih jet pribadi, beliau menaiki pesawat komersil ITA Airways dari Roma, Italia.
Setibanya di tanah air, pemilik nama asli Jorge Mario Bergoglio tersebut dijemput menggunakan mobil Toyota Kijang Innova Zenix dan duduk di samping sopir alih-alih kursi belakang.
Tak hanya itu, Paus Fransiskus juga menolak untuk tidur di hotel selama tiga hari kunjungannya di Indonesia. Beliau memilih untuk menginap di Kedubes Vatikan.
Kesederhanaan Paus Fransiskus tentu saja menuai banyak sanjungan. Meski Vatikan dikenal sebagai salah satu negara terkaya di dunia, pimpinan 1,3 miliar umat Katolik dunia itu sama sekali tak menunjukkan kemewahan.
Rupanya bukan hanya kali ini saja gaya hidup sederhana Paus Fransiskus menjadi sorotan. Sebelumnya, mantan Uskup Agung Buenos Aires, Argentina itu terlihat memakai jam tangan dengan harga terjangkau.
"Jam tangan Paus Fransiskus, Casio MQ24-7B2. Harga 8 US Dollar atau Rp124 ribu. Harga tersebut dikonfirmasi oleh Casio pada tahun 2020 yang lalu," tulis akun X @JhonSitorus_18.
Dilansir dari salah satu toko online lokal, jam tangan berwarna hitam itu dibanderol Rp175 ribu. Sedikit lebih mahal dari yang diklaim, tetapi masih terjangkau bagi sebagian besar orang.
Baca Juga: Sambut Kedatangan Paus Fransiskus, Menag Bakal Tunjukkan Keberagaman di Indonesia
"Semoga dijadiin pelajaran buat kita semua nggak berlomba-lomba pamer kemewahan," komentar akun @thr***
"Beliau sederhana beneran bukan pencitraan, dan mengutamakan fungsi bukan gengsi," tambah akun @sxm***
"Sorry kak nanggepin, ini berlaku di semua petinggi agama Katolik. Paus ini contoh yang harus ditiru semua romo dan suster di dunia ini. Hidup menjadi biarawan dan biarawati harus hidup menjadi miskin, berarti meninggalkan duniawi dan uang yang ada di dunia ini," jelas akun @sat***
Sementara itu, Paus Fransiskus akan mengunjungi berbagai tempat selama kedatangannya di Indonesia. Salah satu agenda Paus adalah memimpin misa Akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada 5 September 2024.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Warisan Hijau Paus Fransiskus: Vatikan Buka Sekolah Pertanian Berkelanjutan Pertama
-
Dua Klub San Lorenzo: Kesamaan Mengejutkan Paus Leo XIV dan Fransiskus
-
Paus Leo XIV: Antara AS Roma, Alianza Lima dan Timnas Peru
-
Momen Paus Leo XIV Sapa Umat Pertama Kali dan Isi Pidato Pasca Pelantikan
-
Klub Peru Ini Konon Didukung Paus Leo XIV: Ikuti Jejak Paus Fransiskus
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Semarak Hari Anak Nasional 2026 di SDN Nongkosawit 01 Semarang
-
Ulasan Silent Parade: Misteri Pembunuhan di Balik Keheningan Warga Kota
-
Febrie Adriansyah Dapat Perlakuan Spesial? Ahmad Sahroni: Harusnya Dia Pakai Rompi Pink
-
Efisiensi Anggaran Pertahanan Diusulkan, Pakar Ingatkan Jangan Korbankan Kesiapan Alutsista
-
Apakah Viva Acne Serum Bisa Menghilangkan Bruntusan? Review Puas Pengguna Jadi Buktinya
-
Sebelum Dedi Mulyadi, Kades Bekasi Pertama Buat Sayembara Tangkap Begal Berhadiah Rp10 Juta
-
Tanpa Rompi Pink, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK
-
Redefinisi Pengabdian: Dari Mahasiswa Kritis Menjadi Mahasiswa Konten
-
Modal Nol, Langkah Nekat Mebel Sukoharjo Tembus Spanyol Didukung BRI
-
Respons Laporan Kerusakan, Pemerintah Pastikan Perbaikan SDN Tanggirejo Jadi Prioritas