Suara.com - Perseteruan Baim Alkatiri alias Baim Cilik dengan ayah kandungnya belum mereda. Kali ini Baim mengungkap perlakuan sang ayah yang pernah menghina ibunya gagal dalam mendidik anak.
"Dia (ayah Baim) bilang ke mamaku, 'kamu itu sudah gagal ngedidik anak-anakmu, kamu gagal didik Baim,'" kata Baim Cilik saat menjadi bintang tamu di podcast Feni Rose, baru-baru ini.
Baim Cilik sempat kaget dengan perkataan sang ayah. Saking sakit hatinya, Baim yang masih remaja sampai terdiam dan bahkan tak bisa menangis.
"Pada saat itu aku kaget. Aku langsung kayak 'hah, aku anak gagal?' Mamaku bilang biarin aja. Di situ aku nggak bisa terima, karena aku benar-benar masukin hati banget. Nggak (nangis), air mata aku tahan," ungkap Baim.
Lelaki 19 tahun tersebut heran atas tudingan sang ayah. Sebab dia lah yang menghasilkan miliaran rupiah berkat bermain sinetron sejak kecil.
"Aku dibilang anak gagal. Kalau nggak ada aku aja dia nggak bisa makan. Siapa pabrik duit dia kalau bukan aku? Aku anak yang hasilin miliaran. Bukan sombong, tapi fakta. Aku anak yang nggak pernah mempermasalahkan (uang dipakai), nggak pernah ngelakuin kesalahan," ujar Baim menjelaskan.
"Dan dia dengan enaknya bilang aku anak gagal? Gagal dididik? Sedangkan aku nggak lakuin apa-apa. Itu hal dua tahun ini yang aku pendam," tambahnya.
Karenanya, kini Baim Cilik kini putuskan untuk bersuara. Baim menantang menjadi anak gagal sesungguhnya seperti tuduhan sang ayah.
"Ya sudah, yok, aku bisa jadi anak gagal benaran. Bukan gagal sebagai anak, aku nggak bakal gagal sebagai anak. Aku bakal bikin dia nganggap aku anak gagal di mata dia yang sesungguhnya, walaupun aku nggak ngapa-ngapain," ujar Baim.
Baca Juga: Dulu Tabungan Baim Cilik Pernah 'Ludes' Dibawa Ayahnya, Kini Sumber Uangnya Mengalir Deras
Sebagaimana diketahui, baru-baru ini Baim Cilik mengungkap hal mengejutkan. Baim mengaku tak mendapatkan nafkah dari ayah kandungnya sejak 2022. Ayah dan ibu Baim telah bercerai.
Berita Terkait
-
Baim Alkatiri Curhat Pernah Jadi Artis Cilik dengan Bayaran Fantastis, Segini Honornya Dulu!
-
Beda Sikap Baim Cilik dan Natasha Wilona Ditelantarkan Ayah, Bak Bumi dan Langit
-
Ikhlas Uang Rp32 Miliar Dibawa Kabur, Baim Cilik Hanya Ingin Ini dari Sang Ayah
-
Relakan Uang Rp32 Miliar Dibawa Kabur Ayahnya, Baim Cilik Jualan Kambing
-
Ikhlas Uangnya Rp32 Miliar Dibawa Kabur Ayah, Baim Cilik Cuma Inginkan Hal Sederhana Ini
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teaser Poster "Bapakmu Kiper" Dirilis, Fedi Nuril Jadi Kiper Tarkam di Film Komedi Terbaru
-
Disambut Penonton BIFAN 2026, Film 402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere
-
Melawan Arus Viral, Agushafi Gandeng Satrio ALEXA Lahirkan Pop Ballad Grande 'Tunggu Apa Lagi'
-
Fancon Kim Myungsoo di Jakarta Tinggal Hitungan Jam, Simak Rundown dan Jadwal Benefitnya
-
Momen Haru Ruben Onsu dan Igun di Tanah Suci: dari Cuaca 50 Derajat hingga Me-Time di Depan Kabah
-
Kisah TikToker Kiki Jupe, dari Guru Honorer Kini Jadi Pengusaha Kuliner Sukses
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy
-
Prambanan Jazz 2026 Siapkan Konsep 'Playing Jazz', Sejumlah Musisi Lintas Genre Akan Tampil Beda
-
Boby Berliandika X Factor dan Istri Rajut Karier Musik hingga Bisnis di Tengah Gempuran Digitalisasi
-
Pulang Umrah, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Gugatan Hak Asuh Anak ke Sarwendah