Suara.com - Amanda Manopo menceritakan pengalamannya yang sempat stres dan tertekan saat memerankan karakter Ning di film Kupu-Kupu Kertas.
Menurut Amanda, karakter tersebut cukup sulit diperakan. Pertama karena film memakai latar waktu tahun 90-an dan juga banyak adegan yang dilakukan.
Hal ini dibeberkan Amanda Manopo saat hadir di konferensi pers perilisan kembali film Kupu-Kupu Kertas yang digelar di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (19/9/2024).
"Untuk masalah karakter, sampai di syuting pun aku masih learning by doing. Aku juga masih sangat terbebani karena ini tahunnya sudah sangat lampau, saat aku belum lahir," kata Amanda Manopo.
Saking terbebaninya, mantan kekasih Billy Syahputra tersebut sampai sakit hingga menyebabkan syuting terpaksa ditunda.
"Pokoknya saking aku stresnya, sebelum syuting aku sempat demam tiga hari. Dan akhirnya nggak syuting karena aku sakit, karena aku pressure banget untuk memerankan karakter ini," ungkap Amanda.
Meskipun sempat tekanan, Amanda Manopo mengaku beruntung mendapat lawan main dan kru yang suportif. Amanda akhirnya bisa menyelesaikan syuting dengan lancar.
"Tapi untungnya aku punya partner yang mengayomi dan bisa membimbing untuk sama-sama bisa memberikan yang terbaik," ucapnya.
Baca Juga: Adu Gaya Prilly Latuconsina dan Amanda Manopo yang Disebut Terlalu Kurus
Amanda Manopo sendiri memerankan karakter Ning, anak dari keluarga Partai Komunis Indonesia (PKI) yang jatuh cinta pada Ihsan (Chicco Kurniawan) yang dibesarkan dalam keluarga Nahdatul Ulama (NU).
Kisah cinta mereka terhambat karena keluarga mereka yang bermusuhan. Sempat tak peduli, namun cerita mereka berubah jadi pelik sejak kejadian mengerikan terjadi.
Selain menampilkan Amanda Manopo, film garapan Denny Siregar Production tersebut juga menampilkan akting sejumlah bintang lain seperti Chicco Kurniawan, Iwa K, Fajar Nugra, Ayu Laksmi, Samo Rafael, dan lainnya.
Kupu-Kupu Kertas rencananya mulai tayangan kembali pada 26 September mendatang di seluruh bioskop Indonesia.
Berita Terkait
-
Orang Kurus Juga Bisa Kena Kolesterol Tinggi dan Penyakit Jantung, Dokter Ungkap Penyebabnya
-
Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Ego Anak, Penyesalan, dan Air Mata di Panti Jompo
-
Amanda Manopo Pakai Stagen Lilit Usai Melahirkan, Amankah untuk Bekas Operasi Caesar?
-
Suami Ikut Nangis di Ruang Operasi, Amanda Manopo Ungkap Detik-Detik Persalinan Anak Pertama
-
Amanda Manopo Melahirkan Anak Pertama di Tanggal Unik
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga