Suara.com - Nikita Mirzani benar-benar serius dalam membuktikan laporan dugaan tindak asusila terhadap Laura Meizani atau Lolly yang dilakukan Vadel Badjideh. Ia kembali mengajukan saksi tambahan untuk dimintai keterangan oleh penyidik Polres Metro Jakarta Selatan.
"Pihak pelapor ini mengajukan dua saksi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya, Senin (30/9/2024).
Dikonfirmasi secara terpisah, Plh. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi menjelaskan bahwa dua saksi yang diajukan adalah dari pihak pengelola apartemen.
"Yang akan diperiksa, dari pihak pengelola apartemen," terang Nurma Dewi kepada Suara.com lewat pesan WhatsApp.
Dua saksi tersebut, kata Nurma Dewi, berasal dari dua apartemen yang berbeda. Salah satu saksi berasal dari apartemen Bintaro Park View, tempat Lolly dijemput beberapa waktu lalu.
"Yang satu lagi dari apartemen yang dipakai saudari LM waktu baru pulang dari London," papar Nurma Dewi.
Rencananya, dua saksi Nikita Mirzani dari pihak pengelola apartemen akan dimintai keterangan oleh penyidik Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis (3/10/2024).
"Sudah dijadwalkan penyidik, nanti akan diambil keterangan tanggal 3 Oktober 2024," ucap Ade Ary Syam Indradi.
Nikita Mirzani melaporkan Vadel Badjideh pada 12 September 2024 lalu. Ia diadukan atas dugaan tindak asusila terhadap anak di bawah umur, dengan Laura Meizani atau Lolly sebagai korban.
Baca Juga: Momen Ivan Gunawan Parodikan Jogetan Vadel Badjideh Bikin Ngakak: The Best Igun
Selain tindak asusila terhadap anak di bawah umur, Vadel Badjideh juga dikenakan Pasal 60 UU Kesehatan juncto 346 KUHP tentang dugaan praktek aborsi dalam laporan Nikita Mirzani.
Berdasar informasi terakhir, sudah ada belasan saksi yang dimintai keterangan atas laporan Nikita Mirzani terkait dugaan tindak asusila Vadel Badjideh terhadap Lolly.
Vadel Badjideh awalnya diminta menghadap ke penyidik Polres Metro Jakarta Selatan pada Jumat (27/9/2024) kemarin. Surat panggilan pemeriksaan pun sudah diterima perwakilan keluarga Vadel.
Namun pada Kamis malam (26/9/2024), Razman Arif Nasution selaku kuasa hukum Vadel Badjideh menyebut kliennya meminta jadwal pemeriksaan ditunda karena alasan kesehatan. Surat permohonan pun sudah disampaikan ke penyidik di hari yang sama.
Vadel Badjideh baru akan dimintai klarifikasi atas laporan Nikita Mirzani pada Jumat (4/10/2024). Besar harapan penyidik untuk Vadel benar-benar memenuhi panggilan di hari yang sudah ditentukan sendiri.
Berita Terkait
-
Hari Ini, Lolly Jalani Visum Tambahan di RSCM
-
Nikita Mirzani Diduga Ledek Marissya Icha: Mau Ngelaporin Siapa Lu?
-
Dihubungi Razman, Marissya Icha Ogah Ikut Campur Kasus Lolly: Gak Mau Senggol Orang
-
Nikita Mirzani Bikin Status Kontroversial, Marissya Icha: Saya Rugi Dihujat Netizen!
-
Diduga Konflik dengan Nikita Mirzani, Terkuak Alasan Marissya Icha Datangi Kantor Polisi
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam