Suara.com - Satu lagi film Indonesia bertema keluarga yang siap menguras air mata pemirsa. "Bila Esok Ibu Tiada" turut dibintangi Baim Wong, yang tengah jadi sorotan terkait konflik perceraiannya dengan Paula Verhoeven.
Diproduksi oleh Leo Pictures, "Bila Esok Ibu Tiada" mengisahkan perjalanan emosional seorang ibu bernama Rahmi yang harus berjuang membesarkan keempat anaknya setelah kehilangan suami.
Berikut deretan fakta film "Bila Esok Ibu Tiada" yang dijadwalkan tayang pada 14 November 2024 mendatang.
1. Adaptasi Best Seller
"Bila Esok Ibu Tiada" merupakan adaptasi dari novel best seller karya Nagiga Nuy Ayati. Terbit pertama kali tahun 2014, kisahnya tentang anak-anak yang menjalani kebiasaan berbeda ketika ibu mereka masih ada.
Sama sepeti novelnya, versi film akan memberi gambaran bagaimana jika ibu kita meninggal, serta penyesalan seperti apa yang akan kita rasakan.
2. Cerita yang Mengharukan
"Bila Esok Ibu Tiada" menggambarkan betapa beratnya tanggung jawab seorang ibu yang harus berjuang sendiri menghadapi berbagai tantangan hidup.
Dengan kasih sayang dan keteguhan hati, Rahmi berusaha memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya, meski dalam keadaan sulit. Kisahnya menjadi cerminan dari banyak ibu di luar sana yang berjuang untuk keluarga mereka.
3. Disutradarai oleh Rudy Soedjarwo
Film ini diarahkan oleh sutradara kondang Rudy Soedjarwo. Sebelumnya dia dikenal dengan karya-karya yang mendalam dan emosional.
Bersama dengan penulis Oka Aurora dan Nagiga Nur Ayati, Rudy Soedjarwo menghadirkan narasi yang tidak hanya menggugah perasaan, tetapi juga memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya hubungan keluarga.
4. Reuni Christine Hakim dan Slamet Rahardjo
"Bila Esok Ibu Tiada" dibintangi Christine Hakim sebagai pemeran utama. Film ini menjadi ajang reuni sang aktris dengan Slamet Rahardja setelah 20 tahun.
Christine Hakim dan Slamet Rahardjo merupakan rekan sesama seniman yang telah lama berkolaborasi di Sanggar Teater Populer.
Berita Terkait
-
Diperiksa Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Paula Verhoeven: Saya Cuma Talent Program Rumpi
-
Acha Septriasa Bahas Yellow Flag yang Sering Dianggap Sepele di Pernikahan
-
Suamiku Lukaku: Ketika 'Suami Idaman' Justru Menjadi Mimpi Buruk di Balik Pintu Rumah
-
Ulasan Film Suamiku Lukaku: Isu KDRT yang Diangkat dengan Sensitif dan Kuat
-
Paula Verhoeven Tunjukkan KTP Baru Berstatus Cerai Hidup
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim