Suara.com - Sambil menangis tersedu-sedu, Mega Putri Aulia atau Mega Aulia meminta pihak stasiun televisi agar tak menayangkan ulang Tukang Bubur Naik Haji, sinetron yang pernah dibintanginya. Permohonan ini disampaikan karena saat bintangi sinetron tersebut, dia belum menutup auratnya, seperti sekarang.
Mega Aulia takut dibayang-bayangi dosa jariyah jika auratnya dilihat orang, khususnya mereka yang bukan mahrom. Bukan cuma dirinya, kedua orangtuanya juga akan menanggung dosa akibat perbuatannya tersebut.
“Saya mohon kepada semua pihak RCTI, SCTV atau dimana pun, atau siapa pun yang mempunyai file sinetron-sinetron saya yang dulu, please nggak usah ditayangin ulang, nggak usah lagi,” ujarnya.
"Itu jadi dosa jariah buat saya dan buat orangtua saya yang sekarang sudah dalam kubur, tolong kerja samanya, tolong,” kata Mega lagi.
Lantas apa itu dosa jariyah?
Dilansir dari laman Konsultasi Syariah, Kamis (21/11/2024), di dalam Islam memang ada yang namanya dosa jariyah. Dosa jariyah adalah dosa yang tetap dan terus mengalir, sekalipun orangnya telah meninggal dunia. Pelakunya akan dibebani dosa meskipun dia tak lagi mengerjakan perbuatan tersebut.
Penanggung dosa jariyah adalah orang yang menyedihkan. Betapa tidak, di alam barzakh Ketika semua orang membutuhkan pahala, orang ini justru mendapat kucuran dosa, padahal dia tidak lagi melakukan perbuatan maksiat tersebut, misalnya.
Dalam sumber lain, Rumaysho, Nabi Muhammad SAW pernah memperingatkan tentang dosa membuka aurat bagi wanita dalam sebuah hadits.
"Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: (1) Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan (2) para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, padahal baunya dapat tercium dari jarak sekian dan sekian," demikian bunyi haditsnya.
Ustaz Abdul Somad (UAS) di kanal YouTube Kun Ma Alloh, juga pernah menjelaskan hukum dalam Islam bila wanita mengumbar aurat, secara langsung atau melalui media sosial. Kata dia, orang yang bukan mahrom dan melihat aurat tersebut telah melakukan zina mata.
"Yang sudah disimpan kawan apa boleh buat, banyak sudah, yang punya teman 5 ribu, 5 ribu orang sudah melihat itu tiap hari, bayangkan dosa zina, orang lain berzina mata gara-gara foto kita," kata UAS.
"Macam-macam posenya di situ, bayangkan itu dosa jariyah, mengalir terus," ujarnya lagi.
Cara berlepas dari dosa jariyah membuka aurat, kata UAS, adalah dengan menghapus semua foto atau video terkait yang pernah dipasang di media sosial. Setelahnya, pelaku segera bertaubat nasuha atau taubat sungguh-sungguh.
"Taubat nasuha, mandi taubat, salat sunnah taubat, berhenti, FB-nya kalo bisa membawa kebaikan, share ceramah, bisa mendapatkan grup-grup yang baik, grup yang nahi mungkar, adapun yang tak baik tinggalkan," ujar Ustaz Abdul Somad.
Selain menghapus foto dan video, orang yang sudah bertaubat ini juga harus memberitahu orang atau pihak yang punya akses untuk kembali menyebar atau menampilkan auratnya. Jika tetap tersebar, paling tidak dia sudah berusaha untuk mencegah.
Disebutkan bahwa Allah SWT telah melihat usaha orang tersebut untuk mencegah tersebarnya foto atau videonya yang masih perlihatkan auratnya.
Berita Terkait
-
Mega Aulia Klarifikasi Bayar Jemaah Demi Dipanggil Ustazah
-
Mega Aulia Dituding Bayar Orang Demi Dipanggil Ustazah, Warganet Pasang Badan
-
Muncul di TV, Mega Aulia Dituding Nangis-Nangis Biar Kembali Tenar
-
Profil Dan Masa Lalu Mega Aulia, Artis Yang Mohon Sinetronnya Tak Ditayangkan Lagi
-
Apa Pekerjaan Mega Aulia Usai Hijrah? Nangis Minta Sinetron Lawas Tak Ditayangkan, Malah Dicap Lebay
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap