Suara.com - Denny Sumargo mengabarkan bersedia menjadi penengah konflik Dokter Richard Lee dan Dokter Detektif alias Doktif yang belum usai. Sebelumnya Denny Sumargo alias Densu juga menjadi penengah konflik Agus-Novi.
Pertemuan Dokter Richard Lee dan Doktif akan disiarkan secara live seperti mediasi Agus-Novi sebelumnya. Namun Doktif ternyata tidak memungkinkan datang dalam waktu dekat.
"Sejauh ini doktif baru bisa di atas tanggal 9 (Desember) karena berhubungan waktu dan lain hal. Dokter Richard sudah stand by dari sekarang. Semua kembali kepada mereka berdua," ujar Denny Sumargo di Instagram Story pada Sabtu (23/11/2024).
Denny Sumargo berharap Dokter Richard Lee dan Doktif dapat menemukan kata sepakat. Apabila tidak bisa, dia menginginkan setidaknya mereka mau berdamai.
Sementara itu, Dokter Richard Lee mendesak Doktif dapat meluangkan waktunya sesegera mungkin. Dalam chat-nya dengan Denny Sumargo, Dokter Richard menginginkan mediasi berlangsung akhir bulan November ini.
Sedangkan Doktif mengaku sudah ada jadwal live jualan tanggal 25 serta jadwal jaga klinik pada 26 dan 27 November. Setelah itu, Doktif lanjut ke China hingga tanggal 8 Desember 2024.
"Cuma dua jam kok. Kemarin katanya mau tinggalin praktek. Cuma bentar kok. Kecuali memang tujuannya manjang-manjangin masalah buat pamor," sindir Dokter Richard.
"Tunggu 3 juta followers karena yang dicari bukan kebenaran tapi followers," tambah Dokter Richard Lee sambil membagikan video penjelasan Denny Sumargo sebelumnya.
Melalui pertemuan tersebut, Dokter Richard Lee ingin membuktikan apabila Doktif bukan hanya berani di video TikTok dan menggertaknya saja. Akan tetapi, melihat Doktif mengulur waktu, Dokter Richard menganggap sebaliknya.
Baca Juga: Sempat Digosipkan dengan Paula Verhoeven, Denny Sumargo Kasihani Istri Baim Wong
Demi mewujudkan pertemuan tersebut, Dokter Richard Lee lantas menawarkan berbagai opsi. Salah satunya dengan mengganti tiket Doktif yang seharusnya berangkat ke China tanggal 28 November nanti.
"Lama banget Dok. Banyak banget alasannya. Mari kita duduk bersama-sama. Doktif bisa bertanya apa saja, saya juga akan bertanya. Kalau misalkan saya salah, saya akan langsung minta maaf di tempat," tutur Dokter Richard.
Denny Sumargo dan Dokter Richard Lee bahkan telah mengosongkan waktu mulai tanggal 24 hingga 28 November demi Doktif. Keluarga Doktif pun dipersilakan menonton pertemuan mereka secara langsung agar tidak dijadikan alasan.
"Tanggal 28 kalo Doktif ke China, aku siap untuk gantiin tiketnya tanggal 29 aku beliin Doktif first class bersama dengan tim demi kita bisa duduk sama-sama," pungkasnya.
Sebagai informasi, perseteruan mereka berawal dari Doktif yang menuding Dokter Richard Lee memesan produk dari pabrik yang terkenal sebagai produsen skincare abal-abal. Padahal Dokter Richard selama ini dikenal karena suka membongkar skincare abal-abal.
Doktif lalu mengungkap bahwa Atlantic International University yang memberi gelar Dokter Richard Lee terkenal dengan praktik jual beli gelar. Kabarnya universitas itu juga dianggap ilegal oleh sejumlah negara bagian di Amerika Serikat.
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
Ngaku Simpan Rahasia Baim Wong, Desta: Gue Tahu Sesuatu Tapi Nggak Berani Ngomong
-
Sibuk, Farhat Abbas Cuma Kirim Pengacara Buat Klarifikasi Laporan Ujaran Kebencian Denny Sumargo
-
Farhat Abbas Akan Dimintai Keterangan Atas Laporan Ujaran Kebencian ke Denny Sumargo
-
Farhat Abbas Tak Gentar Diadukan ke Peradi: Lu Gugat Gue Aja Rp10 Triliun
-
Barisan Advokat Bersatu Desak Peradi Pecat Farhat Abbas: Dia Tak Bisa Jaga Kehormatan Profesi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas