Suara.com - Emma Warokah menjadi salah satu orang yang tidak setuju dengan draft mediasi Agus Salim dan Pratiwi Noviyanthi alis Teh Novi.
Bahkan Emma Warokah mengklaim ada tiga orang di dalam ruangan mediasi yang tidak setuju draft itu di tanda tangani.
"Jadi cuma ada Novi, Geri, sama aku yang tidak setuju dengan kesepakatan yang lainnya setuju," ungkap Emma seperti dikutip di YouTube Intens Investigasi.
Saat pertama kali Emma Warokah melihat draft mediasi tersebut dia mengaku bingung. Pasalnya isinya terlalu memberatkan teh Novi padahal yang membuat merupakan tim kuasa dari Novi.
"Itu yang dari kuasa hukumnya yang om Brian yang bikin itu dari tim kuasa hukumnya (Novi) makanya aku bingun 'Kok bisa begitu isinya'," terang Emma.
Emma mengaku tidak tahu persis apakah Novi dilibatkan saat membuat draft tersebut.
"Novi belum ngomong sama aku. Makanya aku bingung, Mungkin Novi menyerahkan ke kuasa hukumnya untuk merancang draft itu," terangnya.
"Tapi pada saat dibaca lagi mungkin last minit atau gimana, aku nggak tahu draft itu bisa kebentuk seperti itu," sambungnya.
Emma pun mengaku senang saat mengetahui, Teh Novi memilih walk out dari mediasi. Pasalnya isi draft mediasi tersebut cenderung memberatkan Novi.
Baca Juga: Hotman Paris Beri Pandangan untuk Kisruh Donasi Agus Salim, Tegas Tidak Mendukung Pihak Ini
"Isinya berat sekali buat Novi ke depannya, menjamin Donasi Agus apa bila diperlukan uang donasi yang lama itu sudah habis harus melakukan donasi yang baru," terangnya.
"Biar pun sudah meninggal ahli warisnya yang akan melanjutkan, itu berat banget," tutupnya.
Berita Terkait
-
Hotman Paris Beri Pandangan untuk Kisruh Donasi Agus Salim, Tegas Tidak Mendukung Pihak Ini
-
Perkara Sampai 7 Turunan, Farhat Abbas Sebut Pratiwi Noviyanthi Sendiri yang Janjikan Donasi Berkelanjutan ke Agus Salim
-
Farhat Abbas Pertanyakan Izin Yayasan Milik Teh Novi: Hanya Memiliki Izin ODGJ
-
Tak Tahan Lihat Farhat Abbas Kepala Batu, Eks Pengacara Teh Novi Tantang Naik Ke Atas Ring
-
Selain Mundur Jadi Pengacara Teh Novi, Brian Praneda Pernah Ditegur Hakim Gara-Gara Salah Ketik Nama Klien
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka
-
Bukan Sekadar Duta, Alasan FFI Pilih Morgan Oey Ternyata Berkaitan dengan Misi Besar Ini