Suara.com - Mantan vokalis band Kerispatih, Sammy Simorangkir, baru-baru ini mengenang kembali masa-masa menjalani karantina sebagai finalis Indonesian Idol pada 2004 silam.
Finalis musim pertama Indonesian Idol itu rupanya tidak suka dengan aktivitas yang dilakukan para finalis selama karantina. Itulah sebabnya ia memutuskan untuk kabur.
"Sorry to say ya untuk fremantle zaman dulu yang nanganin Indonesian Idol. Begitu kami dikarantina, terus aku mulai agak ilfeel (hilang feeling) sama rutinitasnya," ungkap Sammy, dikutip dari unggahan @lambegosiip pada Senin (2/12/2024).
Tidak hanya olah vokal, rupanya para finalis juga berlatih koreografi yang tidak disukai oleh Sammy. Ia merasa kejantanannya sebagai laki-laki disiksa.
"Jadi, bangun pagi itu kami harus senam, habis itu harus belajar koreo. Ah, di situlah kelaki-lakianku kayak dicambuk situ kan. Apa ini, ya kan? Aku ikut lomba nyanyi bukan untuk joget-joget, gitu," sambungnya.
Tidak kuat dengan rutinitasnya, akhirnya Sammy memutuskan pulang ke rumah secara diam-diam. Ketika sampai di rumah, ia sempat dimarahi oleh ayahnya.
"Jadi, udah dua hari, aku putuskan aku kabur naik taksi. Dari apartemen aku kabur. Sampai rumah bapakku lah yang bukain pintu. (ayahnya bertanya) 'Kau ngapain di sini?'. (Sammy jawab) 'Nggak pa, bukan dunia ku itu'," tutunya sambil terkekeh.
Sammy menambahkan, "Wah, dia pukulin jidat kan. (Ayahnya berkata) 'Udah kukirim semua pulsa ke kampung. Kau malah di sini'."
Pada akhirnya, Sammy meminta maaf kepada ayahnya dan mengatakan bahwa Indonesian Idol rupanya tidak sesuai dengan apa yang dibayangkan dahulu.
Baca Juga: Terungkap, Tiara Andini Suka Blokir Fans yang Kasih Kritik
Sammy membayangkan bahwa seorang penyanyi seharusnya memiliki penampilan seperti Peabo Bryson, dengan jas elegan ketika di atas panggung.
"Jadi aku bilang, 'Pa, maaf ya ini bukan dunia aku. Tapi kalo memang Tuhan berkenan, ya pasti jadi penyanyi, lah'. Ya udah, habis itu sempet di-blacklist sama RCTI," pungkasnya.
Untungnya, setelah mundur dari Indonesian Idol tersebut, Sammy bergabung dengan band Kerispatih dan mengeluarkan album-album populer pada zamannya.
Berita Terkait
-
Diduga Hamil Muda, Mahalini Raharja Akui Dilarang Dokter Pergi Naik Pesawat
-
Mahalini Raharja Kecapekan Sampai Dilarikan ke Rumah Sakit, Efek Lagi Hamil?
-
Tiara Andini Dicap Anti Kritik, Suka Blokir Akun Fans yang Beri Masukan?
-
Pamer Foto Background Biru, Mahalini Raharja dan Rizky Febian Bakal Nikah di Tanggal Ini
-
Mulut Anang Hermansyah Dianggap Kayak Emak-emak, Ghea Indrawari Sakit Hati?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang