Suara.com - Utusan Khusus Presiden, Gus Miftah tengah menjadi sorotan publik usai video yang menunjukkan dirinya bercanda dengan pedagang es teh keliling viral di media sosial. Dalam video tersebut, Gus Miftah tampak melontarkan candaan yang terkesan seperti mengolok-olok pedagang es tersebut.
Tindakan ini memicu beragam reaksi di dunia maya. Sebagian warganet juga mengkritik sikap Gus Miftah yang dianggap merendahkan pedagang kecil.
Usai video yang viral tersebut, Gus Miftah mengunggah beberapa video lain di Instagram Storiesnya. Ia tampak mengunggah ulang stories yang dibagikan jamaahnya.
Unggahan tersebut seolah menjadi klarifikasi Gus Miftah terkait sikapnya ke pedagang kecil. Pasalnya, beberapa unggahan tersebut, memperlihatkan kepribadian Gus Miftah yang suka menolong pedagang kecil.
Dalam video yang dibagikannya, Gus Miftah terlihat memborong dagangan kebab keliling. Ia juga membantu memborong dagangan tahu dari seorang pedagang tahu pikul.
Selain memborong dagangan, ada juga video mahasiswi yang mengaku membutuhkan Rp1,3 juta untuk biaya UKT wisudanya. Mendengar hal tersebut, Gus Miftah pun langsung berinisiatif memberikan bantuan biaya.
“Ini saya kasih satu juta untuk bayar UKT,” ucap Gus Miftah merepost unggahan @faradilla_94, dikutip dari Instagram Storiesnya, Selasa (3/12/2024).
Dalam unggahan tersebut tertulis pula soal kebaikan dan keburukan. Menurutnya, kesalahan kecil akan selalu diingat-ingat, sementara kebaikan lainnya langsung hilang.
Baca Juga: Pendidikan Niken Salindry, Adabnya Perlakukan Penjual Es Teh Dibandingkan dengan Gus Miftah
"Seperti itulah hidup kebaikan sebanyak apapun terkadang tak pernah terlihat dan dihargai tapi satu kesalahan kecil selalu dingat-ingat," tulis keterangan video.
Menurut @faradilla_94, Gus Miftah sejak dulu selalu mengajarkan tentang berbagi dan rasa ikhlas. Ia bahkan diajarkan untuk ikhlas seperti gula yang tak pernah disebut enak meski ia yang menjadi pemanis dalam makanan atau minuman.
"Tetapi tetaplah berbuat kebaikan walaupun tak pernah dilihat atau dihargai, karena seperti halnya gula meski tak pernah dihargai tak pernah disebut, tetap memberikan rasa manis bahkan rasa gula tak pernah berkurang sedikitpun. MasyaAllah. Begini saja terkadang beliau masih salah di mata orang yang paling merasa paling benar, semoga Allah selalu melindungi Abah @gusmiftah," imbuhnya.
Sebelumnya, viral video Gus Miftah yang menyebut kata "goblok" yang ditujukan kepada bapak-bapak penjual es teh. Mulanya, Gus Miftah bertanya apakah es teh yang dijual bapak itu masih banyak apa tidak.
Namun ketika penjual es teh mengatakan masih, ia malah meminta pedangan es teh itu untuk memasarkan dagangannya lagi.
Berita Terkait
-
Dampak Psikis Dipermalukan di Publik: Dialami Penjual Es Teh yang Hadiri Dakwah Gus Miftah
-
Silsilah Keluarga Gus Miftah: Keturunan Kiai Besar Ponorogo, Adabnya Terhadap Penjual Es Teh Dicibir
-
Hina Penjual Es Teh Pakai Kata Kasar, Gus Miftah Ditegur Pakai Ayat Quran: Neraka Disediakan..
-
Niken Salindry Anak Siapa? Adabnya ke Pedagang Kecil Dibandingkan dengan Gus Miftah
-
Jabatan di Kabinet Setara, Jomplangnya Sikap Raffi Ahmad dan Gus Miftah ke Pedagang UMKM
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis