Suara.com - Nama Habib Zaidan Yahya ramai disorot usai terlibat dalam sebuah insiden viral yang melibatkan Gus Miftah, seorang ulama dan dai yang terkenal dengan gaya dakwahnya yang kontroversial.
Dalam sebuah acara pengajian di Magelang baru-baru ini, Gus Miftah mengeluarkan kata-kata yang dianggap kasar terhadap seorang penjual es teh bernama Sunhaji.
Insiden ini memicu berbagai reaksi keras dari publik. Habib Zaidan disorot karena saat itu berada tepat di sebelah Gus Miftah dan ikut menertawakan Sunhaji yang dihina.
Berikut ini adalah profil Habib Zaidan yang dirangkum dari berbagai sumber.
Latar Belakang Keluarga
Muhammad Zaidan bin Yahya atau yang lebih dikenal sebagai Habib Zaidan lahir pada 11 Januari 2002 di Pekalongan, Jawa Tengah.
Di usia yang baru menginjak 22 tahun, dua sudah dikenal luas di kalangan umat Muslim Indonesia sebagai Ketua Majelis Sholawat Sekar Langit, sebuah majelis yang aktif dalam kegiatan sholawat dan dakwah Islam.
Habib Zaidan merupakan anak dari pasangan Habib Haidar Bin Yahya dan Syarifah Camelia. Dia memiliki hubungan kekerabatan dengan beberapa tokoh penting dalam dunia dakwah, seperti Habib Ali Zainal Abidin Az-Zahir dan Habib Luthfi Bin Yahya.
Karier Dakwah dan Kepemimpinan
Baca Juga: Fakta Kekayaan Gus Miftah di LHKPN, Punya Pesantren hingga Bisnis Parfum dan Youtube!
Sejak muda, Habib Zaidan menunjukkan minat besar dalam dunia dakwah dan keagamaan. Sebagai Ketua Majelis Sholawat Sekar Langit, Habib Zaidan aktif mengajak umat untuk lebih dekat dengan ajaran Islam melalui berbagai acara sholawat dan kegiatan keagamaan lainnya.
Majelis yang dipimpinnya menjadi salah satu tempat berkumpulnya umat yang ingin memperdalam ilmu agama dan beribadah dengan cara yang penuh kedamaian.
Klarifikasi Terhadap Kontroversi Gus Miftah
Melalui unggahan video di media sosialnya, Habib Zaidan Yahya memberikan klarifikasi bahwa Gus Miftah tidak memiliki niatan untuk menghina si penjual es teh keliling.
Menurutnya, karakter dakwah Gus Miftah memang sering kali melibatkan humor spontan yang tidak bermaksud merendahkan orang lain.
Habib Zaidan menjelaskan bahwa Gus Miftah memang biasa merangkul anak-anak muda dari berbagai kalangan, termasuk mereka yang kurang baik, dengan cara yang lebih santai dan humoris.
Berita Terkait
-
Hacker Anonymous Sebar Datanya, Akun IG Usman Ali Diserang Netizen
-
Kekayaan Willie Salim, Kasih Uang Cash Rp100 Juta ke Penjual Es Teh yang Dimaki Gus Miftah
-
Gerindra Beri Modal ke Sunhaji, Prabowo Tak Sepakat dengan Kata-kata Gus Miftah
-
Lain Adab, Beda Pula Tarif Niken Salindri dan Gus Miftah saat Manggung
-
Beda Perlakuan Gus Miftah dan UAS Terhadap Penjual Es Teh, yang Satu Menghina Pakai Kata Kasar
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan