Suara.com - Clara Shinta mendadak dituding sebagai penyebar video Gus Miftah yang menghina penjual es teh bernama Sunhaji yang videonya viral baru-baru ini.
Usut punya usut, tudingan tersebut bermula saat unggahan Clara Shinta di Instagram yang melakukan panggilan video kepada Sunhaji. Dalam panggilan video itu, selebgram tersebut menanyakan bagaimana kondisi Sunhaji usai dihina mantan utusan khusus presiden itu.
Entah di mana benang merahnya hingga muncul dugaan penyebar video tersebut, namun karena hal itu Clara Shinta sampai mendapatkan ancaman di media sosial.
Adalah akun dengan nama @lanangetakat yang menebar ancaman kepada pemilik nama Elisabeth Clara Shinta Aritona itu.
"Jika dalam waktu 1X24 jam saudari Clara Shinta belum juga muncul dan memberi keterangan yang jelas, maka kami akan memberi serangan cyber berupa opini dan narasi buruk tentang diri Anda, Gus Miftah hanya korban beliau telah dizolimi banyak orang akibat perbuatan Clara Shinta" tulis akun X @lanangetakat dikutip pada Rabu (11/12/2024)
Kini namanya ramai disebut-sebut, Clara Shinta belum memberikan klarifikasi resmi soal tudingan yang ditujukan kepadanya.
Dia hanya mengunggah sebuah pernyataan yang diduga ada kaitannya dengan tudingan penyebar video Gus Miftah tersebut.
"Yaudah lah, gak usah tanggepin yang gak penting, mari kita mam enak saja," kata Clara Shinta di Insta Stories.
Selebgram yang merupakan seorang mualaf itu juga menyinggung ulah netizen yang selalu mengaitkan kasus apapun dengan Anies Baswedan.
Baca Juga: Namanya Terseret, Silsilah Ningrat AHY Disandingkan dengan Gus Miftah: Bedanya 10 Level!
"Perasaan Pemilu sudah kelar lama banget, sampai sekarang netizen kalau buat berita tetap bawa-bawa Pak Anies mulu," ujarnya.
Clara Shinta merasa tidak enak karena tudingan yang ditujukan kepadanya dikaitkan dengan dukungannya kepada sosok Anies membuatnya kerap dicap sebagai “Anak Abah”.
“Kasihan dan gak enak juga kalau terjadi apa-apa selalu dikaitkan dengan 'Oh ini anak Abah'," ungkapnya.
Tudingan yang ditujukan kepadanya soal kasus Gus Miftah itu juga menurutnya tidak ada kaitannya dengan mantan gubernur DKI Jakarta itu sehingga membuatnya merasa bersalah.
"Apalagi yang case-nya gak ada hubungan sama Pak Anies, padahal kalian yang buat berita, kalian juga yang ribut, tapi aku yang gak enak kan jadinya,” pungkasnya.
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
Pondok Pesantren Hingga Masjid, Bangunan Milik Gus Miftah Diperdebatkan: Gak Sesuai Islam
-
Ucapan Kontroversial Sujiwo Tejo soal Gus Miftah dan Yati Pesek: Kalau Tersinggung...
-
Islam Tidak Serendah Itu, Respons Gus Hilmi Diiringi Desakan Laporkan Gus Miftah ke Kementerian Agama
-
Nama Baik Dipertaruhkan, Penyebar Video Viral Gus Miftah Diduga Pihak Terdekat
-
Viral Video Habib Zaidan Gombalin Jamaah Perempuan di Acara Kajian
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air