Suara.com - Kiai Haji (KH) Syarif Rahmat turut menjadi topik perbincangan publik usai ikut menanggapi polemik Gus Miftah terkait olok-olok penjual es teh bernama Sunhaji.
Syarif berpendapat bahwa video Gus Miftah yang jadi kontroversi merupakan hasil suntingan atau edit. Ia menduga ada orang yang sengaja melakukannya untuk menjelek-jelekkan sang pendakwah.
Karenanya, Syarif ingin mengusut penyebar pertama video tersebut sampai ketemu.
"Cari siapa penyebar, pengedit, video pertama. Telusuri sampai ketemu siapa yang memesan ini," katanya.
Menurut Syarif, tak ada yang salah atas sikap Miftah kepada Sunhaji. Sebab kata dia, Sunhji juga tersenyum ketika dibilang "goblok."
“Tidak ada yang salah dalam masalah ini, si tukang minuman sudah biasa, dia juga ikut senyum, semua ikut tertawa," ujarnya.
Bicara soal Syarif, dia adalah ulama kelahiran Ciamis, Jawa Barat. Syarif pernah menjadi tim Pemburu Hantu Indonesia.
Hal itu disampaikan oleh wartawan senior Agi Betha saat berbincang dengan rekannya Hersubeno Arief di kanal YouTube Off The Record yang diunggah Kamis (12/12/2024).
"Kalau kita melihat background-nya ke belakang, dia dulu memang pernah masuk ke dalam Tim Pemburu Hantu," ujar Agi Betha sambil terkekeh.
Hersubeno Arief pun terkejut, "Hah? Tim Pembunuh Hantu? Di mana tuh?"
"Di televisi. Jadi kan memang ada acara-acara seperti itu dan itu cukup digemari iklan yang banyak, apa dan sebagainya. Itu menjadi salah satu pembuat konten untuk itu. Salah satu tokohnya," sambungnya.
Lebih lanjut, Agi Betha mengatakan bahwa program televisi seperti pemburu hantu biasanya hanya gimik belaka dengan penambahan efek dramatis.
Setelah ditelusuri, Syarif juga membuat buku dengan judul Pemburu Hantu dalam Tinjauan Syariat pada 2005. Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir kerap membahas jin dan supranatural di kanal YouTube Bang Haji Ridwan Official (BHR).
Berita Terkait
-
Diduga Patok Tarif Ceramah Rp 75 Juta, Momen Gus Miftah Samber Amplop Tuai Sorotan
-
Tetangga Kasihan Lihat Gus Miftah Dihujat: Gara-gara Diolok-olok Abah Kan Jadi Dapat Uang
-
Bukan Anak Kyai, Gus Miftah Pernah di-Kick dari Grup WhatsApp Para Gus
-
Pengajian Gus Miftah Diisukan Sepi Jamaah, Buntut Kontroversi Hina Penjual Es Teh
-
Gus Miftah Angkat Kaki Saat Makan dengan Pejabat, Etika Digunjing: Tahu Keasliannya
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap
-
Heboh Jennifer Coppen Tenggak Alkohol di Pernikahan, Eks Pegawai Hotel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Bukan Sekadar Komedi, Ananta Rispo Tampil Beda dalam First Look Film Ketok Mejik
-
Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie
-
Bintangi Film Tanah Sengketa, The Virgin Berani Tampil Beda
-
Follow Me (No Escape): Ketika Konten Viral Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV