Suara.com - Ustaz Maulana lagi disorot. Ini karena pernyataan lawas Gus Miftah yang bernada sindirian untuk ulama asal Makassar tersebut.
Dalam video yang kini viral, Gus Miftah mengkritik gaya berdakwah Ustaz Maulana di televisi. Menurut dia, sang ustaz pencicilan.
Miftah memang tak menyebut nama ketika menyindir. Hanya saja, dia menyebutkan salam khas Ustaz Maulana, yakni "Jamaah Oh Jamaah."
Siapa sebenarnya Ustaz Maulana? Simak ulasannya berikut ini>
Guru Agama
Ustaz Maulana ternyata merupakan sosok pendakwah yang mengawali kariernya sebagai guru agama. Profesiguru merupakan cita-cita Maulana sejak dulu.
“Kalau berbicara tentang pekerjaan karier saya dahulunya profesi saya adalah guru,” ujar Ustaz Maulana dikutip dari kanal YouTube Trans TV Official pada Jumat (20/12/2024)
“Dari dulu waktu saya kecil ditanya mau jadi apa? ‘mau jadi guru’,” ungkapnya melanjutkan.
Selain di Sekolah Dasar (SD), Ustaz Maulana juga mengajar di pesantren untuk mata pelajaran Sejarah Islam dan Akidah Akhlak.
Baca Juga: Video Lama Beredar: Gus Miftah Ejek Ceramah Ustaz Maulana Cuma Gimik TV
Saat mengajar di pesantren, pendakwah yang terkenal humoris itu dikenal sebagai guru yang galak.
“Kalau di pesantren dikenal guru galak, karena saya harus memantau salatnya, ngajinya anak-anak, kemudian ketepatan waktu dan kebersihannya. Jadi betul-betul saya harus keras,” ujarnya.
Berbeda saat mengajar di pesantren, Ustaz Maulana justru menjadi guru kesayangan saat mengajar di SD.
“Kalau di SD itu saya terkenalnya adalah guru favorit, guru yang disayang,” ucapnya.
Awal Mula Masuk Televisi.
Berita Terkait
-
KPK Dalami Fakta Sidang soal Dugaan Aliran Uang Rp100 Juta ke Gus Miftah
-
Berapa Harta Kekayaan Gus Miftah? Ini 6 Sumber Kekayaannya
-
Gus Miftah Apakah Keturunan Kyai? Ini Silsilah Keluarga Miftah Maulana
-
Berapa Biaya Mengundang Gus Miftah? Begini Cara Mengundang Miftah Maulana
-
Gus Miftah: Pesantren Harus Jadi Benteng Lawan Bullying dan Kecanduan Gadget
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam