Suara.com - Terbuai kehangatan melodi dan kembang api, begitu lah suasana tergambarkan dalam perayaan Swara Prambanan 2024. Megah di sisi Candi Prambanan, panggung berdiri tegap menyokong penampilan para musisi yang dirindukan.
Hujan sendu di bulan Desember tak menjadi penghalang pemadu cinta keluar dari persembunyian. Atau pun mereka yang mengarungi kesendirian kala senja hingga malam dipenuhi harapan.
Mocca dan JKT48 hadir dalam ketidakselarasan, yang disambut dengan kesenangan. Nadine Amizah dengan rayuan-rayuan diikuti Vina Panduwinata dengan beribu pertanyaan, tak surut membuat pengunjung berpulang.
Raisa yang bersenandung menjelang penutupan, hingga Feel Koplo dengan teriakan kebebasan menambah antusiasisme untuk merayakan. Semua berkumpul, senang dan sedih, tertawa dan menangis, menyambut tahun baru 2025 bersama Swara Prambanan.
Alunan You And Me Against The World terdengar indah di telinga warga Swara kala sore tiba. Mocca dengan sesi akustiknya berhasil mencuri hati di antara rintikan-rintikan hujan yang tak pasti.
"Kalian luar biasa! Terima kasih sudah di sini, kalian membuat sore ini sempurna, meski hujan sekalipun," tutur vokalis Mocca yang disambut riuh gembira, Arina Ephipania.
Dingin yang tak seberapa dibayar dengan warna-warni payung serta jas hujan yang dikenakan. Basah tak seberapa tak mampu ditelan oleh sorak sorai ketika Mocca membawakan lagu-lagu andalan, Menua Bersama, Teman Sejati, hingga I Remember.
Kehadiran Mocca kemudian digantikan dengan semangat muda ala JKT48. Meski berbeda, warga Swara menyambut uluran tangan JKT48 dengan rasa gembira yang sama.
Wota berumpun memadati sekitar panggung, berusaha sedekat mungkin dengan idol mereka. Laptisme Masa Remaja sebagai lagu pembuka mengukir harapan JKT48 untuk menyisakan kenangan indah bagi warga Swara.
Baca Juga: Siap-Siap! EaJ Park Dikonfirmasi Tampil di Prambanan Jazz 2025
Tak selang lama, kegembiraan semakin pecah ketika Jurus Rahasia Teleport dan Langit Biru Cinta Searah dibawakan. Penampilan JKT48 ditutup dengan Heavy Rotation dan berbalut suasana kebersamaan.
Melewati senja, pelantun Semua Aku Dirayakan, Nadin Amizah muncul di panggung. Bak bidadari dengan gaun putihnya, Nadin menawarkan obat kala hujan tak kunjung mereda.
Rayuan dalam lagu-lagu yang dilantukan Nadin Amizah menjelma jadi kehangatan. Tangan-tangan tergenggam, dekapan-dekapan diupayakan, dan hati adem panas mendengar Berpayung Tuhan dikumandangkan.
Menghadirkan cinta dan kesan, Nadin menyapa warga Swara dengan senyuman dan secuil kisah pribadinya. Sampai perpisahan sementara harus dilalui usai Sorak Sorai mengemban tugas untuk mengakhiri.
Kepergian Nadin Amizah diselimuti dengan sejenak rehat. Sebelum sang legenda Vina Panduwinata menyihir generasi milenial dan Z dengan alunan lagu Overtune dan Logika.
Perbedaan usia tak memadamkan api dalam diri penyanyi berdarah Sunda ini. Lantunan Dia yang diciptakan oleh Randy Anwar dan Surat Cinta oleh Oddie Agam menambah tarian kehangatan di antara para pendengar.
Tag
Berita Terkait
-
Festival Musik Overpass Hadir di Jakarta, Tampilkan Baekhyun EXO Hingga B.I
-
Hadir di Festival Kebangsaan, Once Mekel Sebut Musik Bisa Jadi Bahasa Pemersatu Bangsa
-
Merayakan Tahun Baru, Raisa hingga Vina Panduwinata Bakal Manggung di Swara Prambanan
-
Ada Raisa Hingga JKT48 di Swara Prambanan 2024, Tahun Baruan di Jogja Terasa Lebih Istimewa
-
Djakarta Warehouse Project 2024: Siap Hadirkan Pengalaman Musik Tak Terlupakan
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi