Suara.com - Presenter Deddy Corbuzier berjanji tidak akan mengambil gaji maupun tunjangan sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan (Menhan). Padahal bila dijumlah, ia bisa mendapat Rp25 juta lebih per bulannya.
Deddy Corbuzier merasa net worth alias harta kekayaannya sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhannya dan keluarga. Selain itu, masyarakat juga lebih membutuhkan uang tersebut.
"Jadi gini, saya sejak awal juga sudah mengatakan kepada Kementerian Pertahanan bahwa saya tidak akan mengambil gaji atau apapun itu yang sifatnya material untuk saya pribadi sama sekali," tuturnya, dikutip dari postingannya pada Jumat (14/2/2025).
Deddy Corbuzier menyambung, "Saya tahu bahwa masyarakat lebih membutuhkan uang tersebut. Kalau mau bicara saya ngambil gaji, coba Anda cek, saya bayar pajak setahun berapa, silahkan dicek. Sekalian cek net worth saya berapa."
Memang, berapa total kekayaan Deddy Corbuzier sampai-sampai rela tidak dibayar oleh negara?
Deddy Corbuzier terkenal dengan podcast-nya, Close The Door. Berdasarkan laman Socialblade, hasil monetisasi dari konten-kontennya hingga kini mencapai Rp9,7 juta hingga Rp148 juta per hari.
Dalam satu bulan terakhir, Deddy Corbuzier diperkirakan mendapat Rp300 juta hingga Rp4,6 miliar. Sementara berdasarkan laman Net Worth Spot, kekayaan bersih Deddy Corbuzier diperkirakan sekitar 26,6 juta USD atau setara Rp435,5 miliar.
Mantan mentalis itu memang memiliki banyak usaha. Mulai dari sektor olahraga seperti pusat kebugaran dan resep diet, agensi periklanan, hingga usaha kuliner ataupun bakery.
Deddy Corbuzier juga mendirikan PT Dektos Digital Corbuzier yang berfokus pada pengembangan ekosistem digital Entertainment dan Podcast. Ia menjadi investor dalam sektor ritel, yakni K3 MART, serta brand ambassador (BA) sejumlah produk, termasuk aplikasi reksadana.
Baca Juga: Deddy Corbuzier Jadi Stafsus Menhan, Faizal Assegaf: Marwah Tentara Nasional Hancur Berantakan
Pada 2021 lalu, Deddy Corbuzier pernah terang-terangan mengatakan bahwa ia membayar pajak pribadi hingga Rp8 miliar. Itu dihitung dari seluruh bisnis dan usahanya.
Berita Terkait
-
Deddy Corbuzier Tak Tertarik Ambil Gaji dan Tunjangan Stafsus, Nilainya Setara 5 Kali UMP Jakarta
-
Deddy Corbuzier: Tenang, Saya Tidak Akan Ambil Gaji dan Tunjangan Stafsus Menhan
-
Kontroversi Tanya Keperawanan Diungkit, Deddy Corbuzier: Jangan Kemakan Omongan Bocil
-
Undang Vilmei ke Podcast, Deddy Corbuzier Diduga Ingin Balas Dendam pada Livy Renata
-
Deddy Corbuzier Jadi Stafsus Menhan, Faizal Assegaf: Marwah Tentara Nasional Hancur Berantakan
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan