Suara.com - Versi Korea dari "You Are the Apple of My Eye" (2011) yang dibintangi Jinyoung dan Dahyun segera dirilis di Indonesia, menambah daftar adaptasi dari film populer ini.
"You Are the Apple of My Eye" adalah salah satu film coming-of-age asal Taiwan yang berhasil mencuri perhatian banyak penonton. Disutradarai oleh Giddens Ko, film ini diadaptasi dari novel semi-autobiografi karyanya sendiri.
Kisahnya mengikuti perjalanan Ko Ching-teng dan Shen Chia-yi yang penuh liku, mulai dari hubungan persahabatan dan perasaan yang berkembang di antara mereka, serta tantangan yang dihadapi dalam fase remaja mereka.
Dengan cerita yang menyentuh dan karakter yang relatable, film ini menjadi salah satu film romantis terbaik dari Asia. Berikut adalah lima fakta menarik tentang film "You Are the Apple of My Eye" versi Taiwan.
1. Diadaptasi dari Kisah Nyata
"You Are the Apple of My Eye" didasarkan pada novel berjudul "Na Xie Nian, Wo Men Yi Qi Zhui De Nu Hai" yang ditulis oleh Giddens Ko, yang juga bertindak sebagai sutradara.
Ceritanya terinspirasi dari pengalaman pribadinya saat masih remaja, termasuk kisah cintanya dengan seorang gadis bernama Shen Chia-yi.
2. Debut Sutradara Giddens Ko
"You Are the Apple of My Eye" menandai debut Giddens Ko sebagai sutradara film layar lebar. Sebelumnya, dia dikenal sebagai seorang penulis novel populer di Taiwan.
Keberhasilannya dalam menyutradarai film yang dibintangi Ko Chen Tung dan Michelle Chen ini membuatnya semakin dikenal dalam industri perfilman Asia.
3. Keberhasilan Box Office
"You Are the Apple of My Eye" meraih kesuksesan besar di box office, terutama di negara-negara Asia seperti Taiwan, Hong Kong, dan Tiongkok.
Baca Juga: Perjalanan Karier Maudy Ayunda, Penyanyi Indonesia Pertama yang Isi Soundtrack Film Korea
Dengan anggaran produksi yang relatif kecil, film ini berhasil meraup pendapatan lebih dari 24 juta dolar AS, menjadikannya salah satu film Taiwan paling sukses sepanjang masa.
4. Soundtrack yang Ikonik
Salah satu faktor yang membuat film ini begitu berkesan adalah soundtrack-nya. Lagu "Those Years" yang dinyanyikan oleh Hu Xia menjadi sangat populer dan bahkan memenangkan beberapa penghargaan.
Lagu ini berhasil menggambarkan perasaan nostalgia yang kuat dan menjadi salah satu elemen emosional dalam film "You Are the Apple of My Eye."
5. Pernah Dibuat Ulang dalam Versi Jepang
Kesuksesan "You Are the Apple of My Eye" membuat Jepang tertarik untuk membuat versi remake-nya. Pada 2018, film ini diadaptasi ulang dengan judul yang sama, disutradarai oleh Yasuo Hasegawa.
Meskipun memiliki cerita yang mirip, versi Jepang yang dibintangi Yuki Yamada dan Asuka Saito ini memberikan sentuhan budaya yang berbeda.
Kini, versi Korea dari "You Are the Apple of My Eye" akan dirilis di Indonesia, tepatnya pada 21 Februari 2025 mendatang. Mengingat popularitas film aslinya dan keberhasilan versi Jepang, adaptasi Korea ini patut dinantikan.
Dengan pendekatan sinematografi dan budaya yang berbeda, film ini bisa memberikan nuansa baru dalam menyampaikan kisah cinta pertama yang manis dan penuh nostalgia.
Akankah versi Korea mampu menghadirkan emosi yang sama kuatnya? Kita tunggu saja dan saksikan bersama!
Kontributor : Chusnul Chotimah
Tag
Berita Terkait
-
Film Taiwan Terlaris Sunshine Womens Choir Siap Tayang di Indonesia, Sinopsisnya Bikin Haru
-
Sinopsis 96 Minutes, Film Taiwan yang Jadi Trending di Netflix!
-
Penuh Tawa, Intip Keseruan 'You Are The Apple of My Eye' di Balik Layar
-
Nostalgia dengan Sentuhan Romansa Khas Korea dalam Film You Are the Apple of My Eye
-
Review Film You Are the Apple of My Eye, Nostalgia yang Legit
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu
-
Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?