Suara.com - Musisi Ahmad Dhani merespons penjelasan Agnez Mo bagaimana ia mulai menyanyikan Bilang Saja yang kini jadi polemik dengan penciptanya, Ari Bias.
Dhani membagikan potongan video Agnez saat hadir di Podcast Deddy Corbuzier.
"Lagu ini (Bilang Saja) lagu aku pada saat gue keluarin album pertama yang dewasa. Dia (Ari Bias) kasih lagu itu ke label dan label itu kasih ke aku," kata Agnes Mo di video tersebut dikutip Selasa (18/2/2025).
Masih dalam pernyataannya, Agnez Mo heran kenapa baru sekarang lagu tersebut disoal belakangan ini. Padahal, ia sudah menyanyikannya saat berusia belasan tahun.
"Aku sudah nyanyikan lagu itu di umur gua 16-17 tahun. Nah terus dipermasalahin 20 tahun kemudian," ujar Agnez di depan Deddy Corbuzier.
Penjelasan Agnes Mo di video tersebut ditanggapi Ahmad Dhani. Musisi yang kini menjabat anggota DPR ini merespons dengan balasan menohok.
Kata Dhani, Agnez belum bisa membedakan royalti mekanik dan royalti pertunjukan. Padahal ini adalah ilmu dasar dalam persoalan royalti di industri musik.
"Kok belum bisa membedakan antara mechanical rights dan performing rights? Sayang sekali kok berani speak up," tulis Ahmad Dhani di keterangan video yang diunggah.
Royalti mekanik adalah bayaran yang diterima saat lagu direproduksi secara fisik atau digital, seperti CD, vinyl, download digital, dan streaming. Sementara royalti pertunjukan merupakan bayaran yang didapat saat lagu diputar atau ditampilkan di tempat umum.
Baca Juga: Kesaksian Karyawan soal Tabiat Ahmad Dhani, Disebut Agnez Mo Doyan Putar Balikan Fakta
Selain itu, pentolan grup band Dewa itu juga mengingatkan bila Undang-Undang Hak Cipta baru baru disahkan 11 tahun yang lalu.
"Sekali lagi, UU HAK CIPTA dibuat 2014 neneng," sambung Ahmad Dhani.
Royalti mekanik adalah hak keuntungan dari penjualan album atau single. Sementara royalti pertunjukan merupakan hak keuntungan ketika dibawakan secara langsung.
Sementara, yang digugat Ari Bias terhadap Agnez Mo adalah royalti pertunjukan.
Unggahan Ahmad Dhani memantik komentar netizen. Beberapa diantaranya mendukung Ahmad Dhani dan menyuruh Agnez Mo membayar denda Rp1,5 miliar atas kekalahannya dengan Ari Bias.
"Lha lu show bawa lagu itu lu dibayar mahal terus yang punya lagu nggak lu kasih," ungkap warganet.
Berita Terkait
-
Kesaksian Karyawan soal Tabiat Ahmad Dhani, Disebut Agnez Mo Doyan Putar Balikan Fakta
-
Sering Bikin Blunder, Deddy Corbuzier Kena Sentil Agnez Mo: Lu Nyablak
-
Agnez Mo Melawan, Balas Omongan Nyelekit Ahmad Dhani: Ga Harus S3 untuk Bicara Ini
-
Ahmad Dhani dan Piyu Bela Ari Bias dari Serangan Agnez Mo, Balasan Pedas Muncul!
-
Pencipta Lagu Nuansa Bening Marah-Marah, Sebut Vidi Aldiano Tak Punya Adab
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim