Suara.com - Denise Chariesta memanaskan perseteruannya dengan Dokter Detektif atau Doktif usai diduga menyebut putranya, Jaden Bowen minum susu dari uang haram sang ibu.
Denise, yang melaporkan perbuatan Doktif ke Polres Metro Jakarta Selatan, kini balik meledek sang konten kreator karena tidak berani menunjukkan identitas saat membuat ulasan produk kecantikan.
"Mana ada sih yang katanya pahlawan, review tapi pakai topeng?" tanya Denise Chariesta di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (26/2/2025).
Sebelum ramai dengan Doktif, publik lebih dulu mengenal Richard Lee sebagai reviewer sekaligus edukator produk skincare berbahaya. Kata Denise Chariesta, Doktif mestinya berani tampil tanpa topeng seperti bos skincare Athena itu kalau benar-benar berniat melakukan edukasi lewat ulasannya.
"Kalau beneran dokter, harusnya nggak pakai topeng ya," cibir Denise Chariesta.
Aksi Doktif memakai topeng di depan publik pun kini dijadikan bahan lelucon oleh Denise Chariesta. Ia mengaku ingin mengikuti jejak Doktif untuk mengulas produk orang, dengan memakai topeng guna menutupi identitas.
"Gue habis ini juga mau review tukang tahu goreng. Mau gue review semuanya itu tukang gorengan," celoteh Denise Chariesta, yang saat berbicara memakai topeng hitam dengan desain mirip seperti yang biasa Doktif pakai.
Denise Chariesta juga akan memeras para pedagang gorengan untuk mendapat pengakuan enak dari dirinya. Sebelumnya, Denise sempat mengungkap dugaan pemerasan berkedok ulasan negatif produk skincare, yang diduga juga mengarah ke Doktif.
"Kalau mau gue bilang enak, harus bayar gue Rp 20 miliar. Kalau nggak bayar Rp 20 miliar, gue bilang nggak enak," ucap Denise Chariesta.
Baca Juga: Dokter Detektif Terancam 6 Tahun Penjara, Richard Lee Ogah Perang Opini
Denise Chariesta melaporkan Doktif pada 16 Februari lalu. Selain menghina Jaden Bowen, Denise juga keberatan dengan cara Doktif menudingnya sebagai buzzer suruhan sosok berinisial R, yang dibayar Rp 100 juta untuk meramaikan huru-hara industri skincare lokal.
Dalam laporan Denise Chariesta, Doktif dikenakan Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 UU ITE dengan ancaman 2 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Nikita Mirzani Jadi Tersangka, Denise Chariesta Ogah Beri Dukungan: Gila Dong Gue
-
Ledek Doktif, Denise Chariesta Ikutan Pakai Topeng saat Diperiksa Polisi
-
Bikin Heran, Shella Saukia Ngaku Nombok Jualan Skincare Demi Kasih Pelanggan Harga Murah
-
Nikita Mirzani dan Mail Tersangka Pemerasan, dr Oky Pratama dan Doktif Mengapa Lolos?
-
Dokter Oky Pratama Sempat Pinjam HP ke Penyidik, Pihak Reza Gladys Khawatir Ada Barbuk yang Dihilangkan
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan