Suara.com - Beredar video mobil milik Presiden Prabowo Subianto, MV3 Garuda Limousine, tengah mengisi bensin di salah satu pengisian bahan bakar swasta, yakni Shell.
Menilik video yang diposting akun X @cobeh2022 sehari yang lalu, terlihat dua mobil buatan PT Pindad itu tengah mengisi bahan bakar di siang hari.
Kedua mobil antipeluru tersebut tampak mengisi bensin jenis V-Power Nitro+, yang merupakan bahan bakar untuk mesin diesel.
"Ada yang bisa bantu jawab? Mengapa mobil Presiden Prabowo MV3 Garuda Limousine isi BBM-nya di SPBU Shell bukan Pertamina?" cuitnya, dikutip pada Jumat (28/2/2025).
Rekaman tersebut rupanya menimbulkan kemarahan di kalangan masyarakat. Pasalnya, hal itu menunjukkan bagaimana para pejabat justru tidak mendukung Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Terlebih, baru-baru ini sejumlah oknum termasuk Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, telah ditangkap akibat dugaan tindak korupsi.
Para petinggi-petinggi Pertamina diduga telah memanipulasi bensin dengan mengoplos RON 90 yang merupakan Pertalite hingga menjadi RON 92 atau Pertamax.
Melihat mobil sang Presiden di SPBU swasta seolah menunjukkan bahwa kualitas dari bahan bakar Pertamina memang kurang baik dibanding milik 'perusahaan luar'.
Hal itu dilontarkan warganet di kolom komentar cuitan di atas. Hingga kini, unggahan tersebut sudah diputar sebanyak 380 ribu.
Baca Juga: Rocky Gerung Kini Dipanggil Pasangan Salsabila Syaira, Go Public?
"Mobil presiden aja nggak percaya sama SPBU-nya Pertamina, malah ngisi di Shell-nya milik swasta asing. Hahaha. 'Ndasmu' oplosan!" cibir seorang warganet.
"Patut diduga staff kepresidenan juga meragukan jaminan & kualitas BBM di SPBU Pertamina. Mungkin mereka ragu akan pompa ukurnya & mungkin mereka khawatir akan adanya bahan bakar oplosan," curiga warganet yang lain.
"Sekarang paham kenapa pejabat bermobil mewah antrenya di Pertalite.
Karena mereka udah tau, Pertamax tuh oplosan. Jadi mending beli Pertalite aja, murah sekalian," ujar warganet lainnya.
Berita Terkait
-
Heboh BBM Oplosan, Doa Saat Masuk SPBU Ala Mahfud MD Curi Perhatian
-
Cosplay Jadi Direktur, Sindiran Menohok Bintang Emon ke Pertamina Soal BBM Oplosan Jadi Sorotan
-
Dear Koruptor BBM Oplosan, Awas Kena Azab Betubi-tubi: Mati Terbakar Bensin
-
Rocky Gerung Kini Dipanggil Pasangan Salsabila Syaira, Go Public?
-
Mendadak Dibilang Loyo dan Impoten, Kocaknya Jawaban Iwan Fals
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Demi Kelancaran Syuting Film 402: Rumah Sakit Angker Korea, Anggy Umbara Pakai Jasa Dukun Lokal
-
Kronologi Dugaan Penganiayaan ART oleh Erin Taulany: dari Soal Gaji hingga Penyekapan dan Pemukulan
-
Sinopsis Train Dreams: Kisah Penebang Kayu yang Menembus Nominasi Oscar, Tayang di Netflix
-
Film Gonjiam Digarap Ulang Anggy Umbara, Banyak Kejutan yang Tak Ada di Versi Asli
-
13 Minutes: Pacuan Adrenalin di Tengah Kepungan Tornado, Malam Ini di Trans TV
-
Ria Ricis Tampil di Film Keluarga Suami Adalah Hama, Netizen Penasaran Reaksi Keluarga Teuku Ryan
-
Desain Bangunan Koperasi Desa Merah Putih di Pati Tak Lazim
-
Tiket Rp14 Juta Ludes Sekejap, Kenapa Konser The Weeknd di Jakarta Begitu Diminati?
-
Pesta Timuran Ramaikan Jakarta, Angkat Musik dan Kultur Indonesia Timur ke Panggung Festival
-
Suasana Stasiun Yogyakarta Mendadak Hening Saat Indonesia Raya Diputar, Reaksi Turis Asing Disorot