- Film dokumenter Pesta Babi (2026) merupakan karya Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale.
- Film ini mengangkat perjuangan masyarakat adat Papua mempertahankan tanah leluhur.
- Akses penayangan film dibatasi melalui mekanisme nonton bareng resmi.
Suara.com - Film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita (2026) yang disutradarai oleh Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale tengah menjadi perbincangan hangat di Indonesia.
Film Pesta Babi mengangkat isu krusial perjuangan masyarakat adat di Papua Selatan—terutama suku Malind, Yei, Awyu, dan Muyu—dalam mempertahankan tanah leluhur mereka dari ekspansi proyek strategis nasional seperti perkebunan sawit, tebu untuk bioetanol, dan kawasan industri pangan skala besar.
Melalui testimoni warga asli Papua, kamera mengungkap dampak deforestasi cepat, militerisasi, dan konflik agraria yang menyertai klaim “ketahanan pangan” dan “transisi energi”.
Judul Pesta Babi sendiri merujuk pada tradisi penting masyarakat Papua yang melambangkan persatuan, ritual, dan perlawanan budaya. Sutradara menjelaskan bahwa pesta babi bukan sekadar acara makan, melainkan simbol kekuatan komunal menghadapi ancaman eksternal.
Film ini diproduksi oleh kolaborasi Ekspedisi Indonesia Baru, WatchDoc, Jubi.id, Greenpeace, dan lembaga lain, serta sempat mengalami pembubaran di beberapa lokasi nobar, yang justru semakin menyulut rasa penasaran publik.
Mengapa Film Pesta Babi Sulit Ditonton Secara Bebas?
Berbeda dengan film dokumenter biasa yang langsung tayang di platform streaming, Pesta Babi tidak tersedia untuk download ilegal atau upload bebas di YouTube secara resmi.
Produser membatasi akses untuk menjaga kualitas pemutaran, keamanan, serta menghindari pembajakan dan penyebaran yang tidak terkendali.
Satu-satunya cara legal menonton film ini adalah melalui acara nonton bareng (nobar) resmi yang diinisiasi komunitas, kampus, atau kelompok masyarakat.
Baca Juga: Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
Cara Daftar dan Menyelenggarakan Nobar Film Pesta Babi
1. Pendaftaran Resmi
Kunjungi formulir pendaftaran dari Ekspedisi Indonesia Baru (link biasanya: Google Form resmi yang disebarkan melalui akun @idbaruid atau @watchdoc_insta). Isi data lengkap seperti:
- Nama penanggung jawab/host
- Jumlah peserta yang diundang
- Lokasi pemutaran (rumah, kampus, ruang komunitas, dll.)
- Tanggal dan jam acara
- Akun media sosial untuk publikasi
2. Syarat Utama Nobar (wajib dipenuhi):
- Minimal 10 orang peserta dalam satu sesi pemutaran.
- Wajib mempublikasikan acara di media sosial (Instagram, X/Twitter, atau platform lain).
- Menandai akun resmi penyelenggara (@watchdoc_insta dan @idbaruid).
- Menggunakan tagar resmi: #PestaBabi dan #PapuaBukanTanahKosong.
- Film tidak boleh direkam, diunggah ulang, atau disebarkan secara ilegal.
- Kirim dokumentasi kegiatan (foto, video singkat, testimoni) kepada panitia setelah acara.
3. Proses Setelah Daftar
Panitia akan memverifikasi pendaftaran. Jika disetujui, tautan pemutaran khusus akan dikirim via email sekitar H-2 (dua hari sebelum) jadwal nobar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
6 Aturan Emas Posisi Kulkas Menurut Feng Shui agar Rezeki di Rumah Lancar
-
4 Cushion SPF 50 Terbaik untuk Dipakai Sehari-hari, Lengkap dengan Harga dan Review
-
3 Sepatu Lari Wanita ANTA Terlaris di Shopee, Simak Penilaian dari Pembeli
-
Apakah Pakai Sunscreen Harus 2 Ruas Jari? Ini 3 Rekomendasi Tabir Surya SPF 50 Terbaik
-
Penjual Shopee Bakal Kena Potongan Pajak 0,5% Per Agustus 2026, Ini Cara Biar Tetap Bebas Pajak!
-
Sepeda Lipat Ukuran 20 Inch untuk Usia Berapa? Ini 4 Pilihan Terbaik Sesuai Tinggi Badan
-
Mengapa Fashion Berkelanjutan Masih Sulit Diakses Sebagian Konsumen?
-
Jejak Karier dan Harta Kekayaan Syah Afandin Bupati Langkat yang Kena OTT KPK
-
3 Kacamata Anti UV Stylish dengan Review Bintang Lima, Harga Murah Frame Bisa Dilipat
-
5 Parfum di Alfamart yang Tahan Lama Menurut Review Pembeli, Mulai Rp30 Ribuan