Suara.com - Hotman Paris dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sedang menjadi topik hangat di media sosial. Keduanya diperbincangkan terkait kasus korupsi Pertamina yang menelan kerugian hampir Rp1.000 triliun.
Di samping itu, latar belakang pendidikan Hotman Paris dan Ahok juga tak kalah menarik untuk dibicarakan. Keduanya diriwayatkan sama-sama memiliki pendidikan mentereng.
Dikutip pada Minggu (2/3/2025), berikut adalah perbandingan latar belakang pendidikan Ahok dengan Hotman Paris.
Hotman Paris
Selepas lulus bangku SMA, Hotman Paris hijrah dari Sumatera Utara ke Bandung, Jawa Barat. Dia melanjutkan pendidikan ke Universitas Katolik Parahyangan dengan program studi Ilmu Hukum.
Sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, Hotman Paris sempat bekerja terlebih dahulu. Dia pernah bekerja di Nasution Lubis Hadiputranto Law Firm pada 1982 dan di Makarima & Taira S pada 1987-1988.
Untuk pendidikan tingkat magister, Hotman Paris menunjuk University of Technology di Sydney. Dia menyabet gelar master hukum pada 1990.
Hotman Paris juga diriwayatkan pernah mengambil S2 di Universitas Gajah Mada. Sementara itu, gelar doktor hukum berhasil didapatnya pada 2011 dari Universitas Padjadjaran.
Ahok
Baca Juga: Beda LHKPN Ahok dan Ayah Azizah Salsha, Viral Pernah Ribut Soal Aib Pertamina
Selaras dengan Hotman Paris, Ahok juga hijrah ke Jakarta. Akan tetapi, dia pindah lebih dini ke ibukota yakni ketika bangku SMA. Dia pernah bersekolah di SMA III PSKD Jakarta.
Setelah itu, Ahok mendaftar ke Universitas Trisakti untuk mendidikan tingkat sarjana dengan program studi Teknik Geologi. Dia mengantongi gelar insinyur dari kampus tersebut pada 1989.
Kemudian, Ahok kembali berkuliah tingkat magister. Dia mengambil program studi Manajemen di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya dan lulus pada 1994.
Demikian adalah perbandingan latar belakang pendidikan Ahok dengan Hotman Paris.
Berita Terkait
-
Taksiran Gaji Ahok Jadi Komisaris Pertamina, Didesak Hotman Paris Kembalikan ke Negara
-
Kini Ikut Cuap-cuap, Hotman Paris Sebut Pengunduran Diri Ahok dari Pertamina Sempat Tertunda Karena Menunggu Bonus
-
Dituding Melembek, Ahok Sempat Dipercaya Mahfud MD Bakal Usut Skandal Minyak
-
Beda LHKPN Ahok dan Ayah Azizah Salsha, Viral Pernah Ribut Soal Aib Pertamina
-
Hotman Paris Tertawakan Bayaran Firdaus Oiwobo Cuma Rp1 Juta: Beli Baut Lamborghini Gua Aja Gak Cukup
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan