Suara.com - Billi Sandi Pratama dan Mega Vallentina yang dikenal sebagai baba bubu Arra, TikToker cilik viral akhirnya buka suara soal komentar negatif netizen pada anaknya.
Mega Vallentina merasa sedih dinilai tak pantas menjadi bubu Arra dan dianggap salah dalam mendidik anaknya hingga disebut ibu yang bodoh.
Sebab, Billi Sandi Pratama, baba Arra beranggapan pola asuh dan pola didik mereka terhadap anaknya, Arra sudah benar.
Billi Sandi Pratama mengungkapkan hal itu ketika menjadi bintang tamu dalam konten YouTube Feni Rose bersama istrinya, Mega Vallentina untuk membahas komentar negatif pada Arra.
"Kita ngurus anak kita nih Insya Allah bener sih kak Feni," ujar Baba Arra ketika Mega Vallentina tak kuasa menahan air mata.
Billi Sandi pun menuturkan kalau orang terdekat mereka yang paling tahu soal pola asuh dan didiknya terhadap Arra.
"Ya circle terdekat kita di lingkungan itu tahulah kita gimana untuk fokus ke sini (anak)," ujarnya.
Billi Sandi menyebut salah satu bukti mereka sangat fokus dalam mendidik dan mengasuh anak ini terlihat dari sebelum menikah.
Baba Arra ini bilang dirinya dan sang istri sempat mencatat apapun hal-hal yang kurang tepat dalam keluarga mereka sebelum menikah.
Baca Juga: Tak Peduli Komentar Netizen, Bubu Arra Lebih Sedih Dinilai Tak Pantas Jadi Ibu untuk Anaknya
Bukan tanpa alasan, mereka membuat daftar tersebut sebagai komitmen bahwa mereka tak akan melakukan kesalahan saat mengasuh Arra.
Karena itu, Billi Sandi menilai apapun komentar netizen soal anaknya justru jauh dari kenyataannya.
"Sebelum kita menikah, itu kita catatin dulu satu per satu apa yang miss di keluarga aku dan keluarga dia ya kita satukan. Itu yang tidak boleh terulang dan itu yang kita jaga banget sampai hari ini," jelas Billi Sandi.
Kedua orangtua Arra ini pun terkejut ketika berita soal anaknya banyak yang keliru.
Sebab baginya dan orang terdekatnya tudingan orang-orang soal anaknya dan pola asuh mereka kenyataannya sangat jauh berbeda.
"Kami juga kaget beritanya keplintir sampai kayak begini, buat kami di rumah di circle of influence kami tuh itu jauh banget gitu," ujarnya.
Berita Terkait
-
Tak Peduli Komentar Netizen, Bubu Arra Lebih Sedih Dinilai Tak Pantas Jadi Ibu untuk Anaknya
-
Profil Orang Tua TikToker Cilik Arra, Dapat Pesan Khusus dari Psikolog Lita Gading
-
Psikolog Lita Gading Tegur Orangtua Arra TikToker Cilik: Tolong Ajarkan Attitude
-
Bulan Sutena Klarifikasi Soal Video Syur Mirip Dirinya: Aku Bingung...
-
Bangkit dari Keterpurukan Ekonomi, Kak Jill Perbanyak Sujud
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan