Suara.com - Mantan Puteri Indonesia 1992, Indira Sudiro menelan kekecewaan usai menjalani sidang di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Kasusnya, terkait dengan sengketa waris keluarga.
Indira Sudiro yang hadir dengan kuasa hukumnya, mendapati pihak penggugat, yang dalam hal ini adalah sang adik, absen dalam persidangan.
Sehingga agenda yang seharusnya adalah mediasi, menemui kendala.
Padahal mediasi menjadi salah satu jalan penyelesaian sengketa waris di keluarga. Ironisnya, kasus ini sudah berjalan selama bertahun-tahun.
"Saya kecewa, karena ini bukan masalah satu-dua bulan, atau satu-dua tahun. Ini sudah dari 2018 sampai hari ini,” ujar Indira Sudiro di hadapan media usai mediasi," kata Indira Sudiro di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Kamis (13/3/2025).
Indira Sudiro menerangkan, permasalahan ini terjadi bertahun-tahun. Padahal dirinya jelas tidak menginginkan perseteruan apalagi dengan saudara hanya karena warisan.
Keinginan Indira Sudiro untuk berdamai, tidak mendapat sambutan baik dari adiknya yang kini menjadi penggugat.
Sebab mereka tidak lagi pernah bertemu untuk duduk bersama menyelesaikan masalah tersebut.
Sejauh ini, pihak penggugat hanya diwakili oleh tim kuasa hukum. Inilah yang membuat Indira Sudiro makin merasa kecewa.
Baca Juga: Profil Puteri Indonesia Maluku Utara 2022, Terima Rp200 Juta dari Terdakwa Eks Gubernur Abdul Gani
"Tidak pernah bisa menemukan solusi karena para pihak tidak pernah duduk bersama. Selalu dari pihak penggugat diwakili kuasa hukum, atau sama sekali tidak hadir,” kata model yang juga merupakan Miss ASEAN 1991 tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Indira Sudiro juga menyoroti peran Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Mengapa sampai kemarin tidak bisa menghadirkan penggugat secara langsung di pengadilan.
"Bahkan selama persidangan dari awal 2018 sampai hari ini, pengadilan tidak pernah bisa menghadirkan penggugat. Jadi bagaimana kita bisa menyelesaikan secara kekeluargaan?” kata Indira Sudiro.
Dari sini, Indira Sudiro menekankan jika ia sebenarnya mau menerima putusan. Namun prosesnya juga harus berjalan sesuai dengan prosedur.
"Jadi jangan bilang saya tidak mau melaksanakan putusan pengadilan. Tapi dari pihak sana tidak ingin putusan dilaksanakan dengan baik secara kekeluargaan,” kata model 53 tahun tersebut.
Kuasa hukum Indira Sudiro, Kuspriyanto, berharap pada sidang selanjutnya yang digelar 15 April 2025, pihak penggugat bisa hadir untuk menyelesaikan sengketa waris yang sudah dimulai oleh mereka.
Berita Terkait
-
Lekat dengan Kehidupan Puteri Indonesia: Kalau Gabut Ngapain Ya?
-
Profil Indira Sudiro, Puteri Indonesia Pertama Bak ABG di Usia 52 Tahun
-
Ahli Waris Korban Longsor Sukabumi Mendapat Santunan dari Mensos Gus Ipul
-
Main Hobi Mahal dari 2018, Circle Aaliyah Massaid Bikin Ngeri: Kevin Sanjaya sampai Puteri Indonesia
-
5 Puteri Indonesia Terjun ke Politik: Angelina Sondakh Korupsi, Airin Rachmi Diany Dinikahi Koruptor
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan