Sayangnya, pernyataan Doktif seoal Reza Gladys ini justru menuai komentar pro kontra di antara netizen.
Ada yang heran dengan Reza Gladys bisa menyuap orang puluhan miliar. Ada pula yang mengomentari sikap Doktif yang berusaha membela diri setelah diduga memeras orang.
"Doktif udah jadi tersangka tapi tetap ngoceh aja ya. Kan udah ada rekamannya doktif yang minta, doktif yang minta ketemuan. Mana ada orang mau ngasih Rp20 miliar ditolak tantrum, yang ada Alhamdulillah duitnya aman nggak jadi diperas kan. Allahuakbar banyak-banyak istighfar Doktif ya," kata @kiastore**.
"Dia ngejebak orang dengan cara begitu, kalau orang sudah terima uangnya terus dia laporin," kata @erika***.
"Berarti emang dia gitu ke orang-orang yang tahu kartunya," kata @rina**.
"Heran kok mau sampai Rp20 miliar keluar. Kalau produk bagus tinggal buktiin aja," kata @arliah***.
Sebelumnya, kabar Doktif akan ditetapkan sebagai tersangka menyusul Nikita Mirzani ini diungkapkan oleh pengacara Reza Gladys, Julianus Sembiring.
Julianus menyatakan bahwa Doktif telah dua kali menerima panggilan terkait laporan dari seorang dokter selain Reza Gladys.
Tuduhan yang diarahkan kepada Doktif serupa dengan yang dialami oleh Nikita Mirzani, yaitu pemerasan.
Baca Juga: Buka Puasa dengan Fuji, Beda Sambutan Keluarga Thariq Halilintar dan Verrell Bramasta
Pihak Reza Gladys sendiri meyakini bahwa Doktif akan segera menyusul Nikita untuk menjalani hukuman di penjara.
Keyakinan tersebut didasarkan pada kekuatan barang bukti yang telah diserahkan oleh pelapor, serta pasal yang dituduhkan yang dinilai sama kuatnya dengan kasus Nikita Mirzani.
Berita Terkait
-
Beda Nasib Baim Wong dan Razman Arif Nasution Saat Jenguk Nikita Mirzani, Real Tamu Tak Diundang
-
Dari Penjara Vadel Badjideh Kirim Surat Bergambar Pocong, Kuntilanak Dan Tuyul
-
Sama Seperti Nikita Mirzani, Vadel Badjideh Juga Sempat Sakit di Penjara
-
Oky Pratama Bak Ditelan Bumi Usai Penahanan Nikita Mirzani, Razman Curiga Ada yang Takut
-
Keluarga Vadel Badjideh Akhirnya Menyerah Lawan Nikita Mirzani, Bakal Cabut Laporan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam