Suara.com - Mantan pesinetron Jennifer Coppen baru-baru ini melaporkan salah satu hater atau pembencinya ke Polda Bali. Hater yang diduga penggemar selebgram Fujianti Utami itu bernama Inayah Aurellia Bermarga.
Hater tersebut sudah berulang kali menghina istri mendiang Dali Wassink itu di konten TikTok.
Mulanya komentar-komentar tersebut tidak menghiraukannya, hingga pemilik akun @inayah.aurellia.b itu menghujat ketika Jennifer Coppen membuat konten Ramadan dengan YouTuber asal Malaysia, Aisar Khaled.
Keputusan Jennifer Coppen itu didukung oleh psikolog klinis kenamaan Lita Gading. Menurutnya, perkataan yang cenderung bersifat perundungan patut dilaporkan ke pihak berwajib.
Pasalnya, perundungan lewat siber juga dapat menganggu kesehatan mental korbannya.
"Jennifer Coppen, saya sangat mendukung tindakan Anda. Karena ini adalah bagian dari kesehatan mental. Siapapun yang mem-bully, atau memfitnah, atau apapun itu yang sifatnya mengintimidasi silakan laporkan ke polisi," dukungnya.
Lita Gading menambahkan, "Polisi sangat terbuka dalam hal ini. Jadi, biarkan orang-orang semacam itu yang berkoar-koar di social media, yang tidak bisa mengontrol mulut dan jarinya itu menjadi efek jera buat dia."
Pengamat sosial itu pun mendorong siapapun yang menjadi korban perundungan seperti Jennifer Coppen untuk berani melawan. Salah satunya dengan cara melaporkannya ke polisi.
Bila tetap tidak berani, Lita Gading bersedia membantu asalkan korban mau mengadu kepada dirinya.
Baca Juga: Jennifer Coppen Laporkan Penggemar Fuji: Biar Jadi Efek Jera
"Jadi siapapun Anda yang merasa dirugikan, silakan lapor polisi dan polisi akan menangkap dia. Kalau enggak Anda kasih tahu saya," sambungnya, dikutip dari postingan Instagram pada Sabtu (23/3/2025).
"Saya tidak suka dengan pem-bully-an, saya tidak suka dengan orang-orang yang menjelek-jelekkan di social media tanpa dia tahu apa arti kontrol mulutnya, apa arti kontrol jarinya," tegurnya tegas.
Lita Gading juga berpesan kepada Jennifer Coppen untuk menghubungi dirinya bila membutuhkan sesuatu.
"Hey Jennifer, kalau ada apa-apa, kamu kontak saya," pesan Lita Gading mengakhiri videonya.
Lita Gading berharap Jennifer Coppen tidak luluh dengan permintaan maaf pelaku. Menurutnya, memaafkan boleh saja asal proses laporan tetap berjalan sesuai prosedur.
Alasan Jennifer Coppen melaporkan hater
Berita Terkait
-
Jennifer Coppen Minta Aisar Khaled Jaga Kamari Kalau Dirinya Tiada
-
Arra Si Bocah Viral Kembali Panen Kritik, Diduga Hina Fisik Buruh Pabrik
-
Psikolog Lita Gading Sebut Hotman Paris Turun Level karena Terus Ladeni Firdaus Oiwobo
-
Jennifer Coppen Laporkan Penggemar Fuji: Biar Jadi Efek Jera
-
Laporkan Hater yang Ngaku Fans Fuji ke Polisi, Jennifer Coppen Kini Beri Peringatan Tegas
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim