Suara.com - Kecelakaan kapal Virgo Transport 8 jadi teguran keras bagi dunia pelayaran Indonesia.
Insiden ini kembali mengingatkan bahwa keselamatan pelayaran membutuhkan pemahaman menyeluruh terhadap kondisi laut, cuaca serta karakteristik perairan yang dilalui.
Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Daryono, menegaskan pentingnya kemampuan nahkoda dalam memahami sains oseanografi, meteorologi hingga regulasi keselamatan pelayaran.
Salah satu risiko yang perlu mendapat perhatian adalah navigasi di zona melintang atau crossing zone, ketika arus kuat dari arah lambung kapal dapat mempengaruhi stabilitas dan meningkatkan risiko kapal terbalik.
Karena itu passage planning dengan memperhitungkan arus pasang surut, leeway serta set and drift menjadi bagian penting sebelum kapal berlayar.