Helmy Yahya pernah mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Gubernur Sumatera Selatan (2008), Calon Bupati Kabupaten Ogan Ilir (2010 dan 2015), serta Caleg DPR RI bersama PSI dapil 1 Sumatera Selatan (2024).
Namun dari empat kali pencalonan tersebut, tak satupun kemenangan diraih Helmy Yahya.
Berbeda dengan Helmy Yahya, Tantowi Yahya terpilih sebagai anggota DPR RI dapil Sumatera Selatan II pada 2009 dan dapil DKI Jakarta III pada 2014 bersama Partai Golkar.
Sebagai putra kebanggan Sumatera Selatan, Helmy Yahya dipercaya memimpin event-event besar di daerahnya.
Di antaranya Pembukaan dan Penutupan PON Palembang 2004 dan Sea Games Jakarta-Palembang 2011.
Dengan latar belakang tersebut, Helmy Yahya menjadi salah satu tokoh dari Palembang yang disegani sehingga Willie Salim langsung mendatanginya untuk meminta maaf.
Selain Helmy Yahya, artis-artis asal Palembang yang ikut memberikan kritiknya terhadap Willie Salim adalah Fenita Arie dan Anwar Fuadi.
2. Sikap Helmy Yahya soal Konten Willie Salim
Helmy Yahya mengungkap kedatangan Willie Salim ke rumahnya setelah ramai kecaman terhadap konten rendang 200 kilogram di Palembang.
Pasalnya Willie Salim dilaporkan oleh tiga orang sekaligus, yaitu Ryan Gumay, Agung Wijaya, dan konten kreator asal Palembang, Rendy Aditya.
Baca Juga: Konten Masak Rendang Berbuntut Panjang, Siapa Saja yang Laporkan Willie Salim ke Polisi?
Laporan terhadap Willie Salim telah diterima Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan pada Senin (24/3/2025).
Setelah bertemu Willie Salim, Helmy Yahya tetap merasa warga Palembang berhak tersinggung soal konten rendang 200 kilogram tersebut.
Bagaimana tidak, Willie Salim membuat konten yang tidak bertanggung jawab dengan pengakuan bahwa persiapan timnya kurang matang.
Menurut Helmy Yahya, gagal membuat perencanaan sama saja dengan merencanakan kegagalan.
Yang dirugikan dari konten rendang Willie Salim pun bukan hanya individu, melainkan berefek pada seluruh warga Palembang.
Di mata Helmy Yahya, Willie Salim memberikan kesempatan untuk warga Palembang melakukan kejahatan dengan memasak rendang yang butuh waktu cukup lama untuk matang.
Mau Willie Salim mengaku atau tidak, Helmy Yahya yakin konten rendang 200 kilogram adalah settingan.
Nasi sudah menjadi bubur, Willie Salim kini hanya bisa meminta maaf dengan tulus kepada warga Palembang, tetapi kemungkinan proses hukum tetap berjalan. Bagaimana pendapatmu?
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
Dikenal Couple Goals, Vilmei Resmi Umumkan Putus dari Willie Salim Setelah 6 Tahun Bersama
-
HS dan Slank Guncang Palembang, Haji Suryo Singgung Rokoknya Orang Sumatera
-
Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi
-
Kloter Pertama Haji 2026 Berangkat Serentak, Ribuan Jamaah Mulai Diterbangkan
-
Komisarisnya Narsis di Sitinjau Lauik, Ini Profil BUMN Pusri Palembang
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan