Suara.com - Usai bikin konten masak rendang di Palembang dan berakhir hilang, Willie Salim kembali masak besar di Semarang.
Deddy Corbuzier mengaku sulit memahami cara berpikir Willie Salim, yang kembali membuat konten masak besar di Semarang setelah konten masak besarnya di Palembang menuai pro kontra.
Karena menurutnya, tak seharusnya konten kreator 22 tahun itu kembali membuat konten masak besar di kota yang berbeda.
Begitu pula dengan Bobon Santoso yang bingung dengan langkah Willie Salim kembali masak besar di wilayah yang berbeda.
Menurutnya, kekasih Vilmei itu seolah ingin meledek masyarakat Palembang atau publik lewat kontennya masak besar di Semarang.
"Kalau gue sih jangan masak besar dulu. Maksud gue, aduh gue nggak bisa memproses," ujar Deddy Corbuzier ketika podcast bareng Bobon Santoso di kanal Youtubenya, Selasa (25/3/2025).
"Gue juga gak bisa si memproses kalau kayak gitu, kesannya maaf ya kayak meledek," ujar Bobon Santoso.
Terlebih, kalau konten masak besar Willie Salim di Semarang berhasil dieksekusi dengan baik.
Deddy Corbuzier juga beranggapan Willie Salim seolah ingin menutupi kesalahannya di Palembang lewat konten masak besarnya di Semarang, bila berhasil dieksekusi.
Baca Juga: Main Golf Jadi Masalah, Jennifer Coppen Geram Dituding Jiplak Fuji
"Nih gue masak lagi nih di Semarang dan di sini bisa," ujar Bobon Santoso.
"Atau untuk menutupi bahwa kemarin yang salah...," sahut Deddy Corbuzier yang tak melanjutkan perkataannya dan tertawa bersama Bobon Santoso.
Jika benar begitu, Bobon Santoso hanya beranggapan bahwa langkah yang diambil Willie Salim tersebut justru akan membuat situasi makin kacau.
"Aduh kacau lagi dong," ujarnya.
Apalagi, Willie Salim lewat konten masak besarnya yang baru di Semarang juga menunjukkan ibu-ibu sekitar yang membantunya memasak.
Bahkan, ada pula ibu-ibu yang menyuruh Willie Salim istirahat dan mereka bersedia melanjutkan masakannya sampai matang.
Berita Terkait
-
Alasan Bobon Santoso Curigai Konten Willie Salim Masak Rendang Cuma Settingan
-
Bobon Santoso Curigai Willie Salim Tutupi Kegagalan: Jangan Main-main dengan Cara Tak Beretika
-
Blak-blakan Tak Suka Willie Salim, Bobon Santoso Gagal Temui di Podcast Deddy Corbuzier
-
Konten Rendang 200 Kg Berujung Kutukan, Willie Salim Diharamkan Kesultanan Masuk ke Palembang
-
Beredar Video Azka Corbuzier Nyanyi Bareng TNI, Jogetan Anak Deddy Corbuzier Dicap Sok Asyik
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teaser Poster "Bapakmu Kiper" Dirilis, Fedi Nuril Jadi Kiper Tarkam di Film Komedi Terbaru
-
Disambut Penonton BIFAN 2026, Film 402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere
-
Melawan Arus Viral, Agushafi Gandeng Satrio ALEXA Lahirkan Pop Ballad Grande 'Tunggu Apa Lagi'
-
Fancon Kim Myungsoo di Jakarta Tinggal Hitungan Jam, Simak Rundown dan Jadwal Benefitnya
-
Momen Haru Ruben Onsu dan Igun di Tanah Suci: dari Cuaca 50 Derajat hingga Me-Time di Depan Kabah
-
Kisah TikToker Kiki Jupe, dari Guru Honorer Kini Jadi Pengusaha Kuliner Sukses
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy
-
Prambanan Jazz 2026 Siapkan Konsep 'Playing Jazz', Sejumlah Musisi Lintas Genre Akan Tampil Beda
-
Boby Berliandika X Factor dan Istri Rajut Karier Musik hingga Bisnis di Tengah Gempuran Digitalisasi
-
Pulang Umrah, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Gugatan Hak Asuh Anak ke Sarwendah