Suara.com - Film animasi Jumbo ternyata bukan cuma jadi karya spesial bagi rumah produksi Visinema Studios dan Ryan Adriandhy selaku sutradara dan penulis naskah.
Salah satu trio Laleilmanino, Nino Kayam alias Nino RAN selaku pencipta lagu Selalu Ada di Nadimu yang jadi soundtrack film Jumbo juga punya kesan tersendiri dari proyek tersebut.
Mengutip tulisan Nino Kayam di Instagram yang diunggah ulang akun Laleilmanino di X, Jumat (4/4/2025), diceritakan bahwa ide pembuatan lagu muncul ketika personel RAN itu masih dalam momen berduka ditinggal sang ayah.
"2021, tak lama selepas bokap berpulang ke sisi Allah SWT, gue diajak ketemu oleh dua rekan se-almamater. Ryan Adriandhy (adik kelas di SMU Al-Izhar) dan Anggia Kharisma (teman sekantor di Oz Radio Jakarta)," kenang Nino Kayam.
"Mereka cerita sedang menggarap sebuah film animasi luar biasa tentang hubungan orang tua dan anak berjudul Jumbo, dan ingin Laleilmanino yang menulis soundtrack," sambungnya lagi.
Nino Kayam tentu tak butuh berpikir panjang untuk menerima tawaran Ryan Adriandhy dan Anggia Kharisma pada saat itu.
"Selain ceritanya yang sangat relate dengan apa yang gue hadapi saat itu, satu hal lagi yang bikin gue nggak perlu mikir lama buat bilang iya adalah, lagu ini nggak akan cuma jadi bumbu. Tapi juga punya peran besar dalam cerita," papar Nino Kayam.
Lewat lirik, Nino Kayam benar-benar mencurahkan isi hatinya tentang apa yang ia yakini bakal disampaikan mendiang ayahnya juga kepada sang anak.
"Semua kata yang gue rangkai di lagu ini merupakan pesan yang gue rasa ingin almarhum bokap katakan," kata Nino Kayam.
Baca Juga: Jumbo Hingga Norma: Rekomendasi Film Bioskop yang Tayang Selama Libur Lebaran 2025
Gambaran besar makna lagu pun Nino Kayam sematkan lewat setiap huruf yang mengawali lirik lagu Selalu Ada di Nadimu, yang membentuk kata 'Kami Akan Selalu Ada di Nadimu'.
"Pesan utamanya bisa kalian baca lewat huruf pertama tiap kalimat di lagu ini," beber Nino Kayam.
Pada akhirnya, Nino Kayam secara khusus mendedikasikan lagu Selalu Ada di Nadimu bagi para orang tua, baik yang masih ada maupun yang sudah tiada.
"Lagu ini untuk semua orang tua di luar sana. Baik yang masih ada maupun yang telah pergi dan menjaga lewat nadi," tutur Nino Kayam.
Nino Kayam pribadi juga berjanji akan berusaha menerapkan apa yang ia tulis dalam lagu Selalu Ada di Nadimu untuk anaknya nanti.
"Bila Tuhan merestui, suatu saat nanti akan gue sampaikan juga ke anak gue," ucap Nino Kayam.
Film Jumbo sendiri bercerita tentang Don, seorang anak laki-laki berusia 10 tahun yang sering diejek karena tubuhnya yang gempal, sehingga dijuluki 'Jumbo' oleh teman-temannya.
Dikisahkan dalam alur cerita, Don menemukan sebuah buku dongeng berjudul Pulau Gelembung yang ditinggalkan oleh orang tuanya.
Berbekal buku tersebut, Don bertekad untuk mementaskan sebuah pertunjukan seni yang terinspirasi dari cerita di dalamnya, sebagai upaya membuktikan kemampuannya dan mengenang orang tuanya.
Sejak tayang di bioskop pada 31 Maret kemarin, film Jumbo mendapat banyak respons positif karena punya alur cerita yang menyentuh dan ditampilkan dalam bentuk animasi yang berkualitas tinggi.
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya bahkan menyebut penayangan film Jumbo mendapat dukungan penuh Presiden Prabowo Subianto untuk kemajuan industri animasi Tanah Air.
"Bapak Presiden Prabowo terus mendukung industri kreatif Indonesia, khususnya untuk bangkitnya film animasi nasional," ujar Teuku Riefky Harsya, yang sempat mengadakan acara nonton bersama film Jumbo bersama kementerian arahannya di Plaza Indonesia, Jakarta pada 20 Maret lalu.
Berita Terkait
-
5 Film yang Tayang Lebaran Bersaing Ketat, Pabrik Gula Masih Memimpin
-
5 Karakter di Film Jumbo yang Sukses Curi Perhatian
-
Majukan Industri Animasi Tanah Air, Si Juki dan Nussa Beri Dukungan untuk Film Jumbo
-
Satu-satunya Momen Ariel NOAH Nangis, Jadi Titik Terlemah dalam Hidupnya
-
Review Jumbo: Cara Menghadapi Kehilangan dan Belajar Mendengarkan Orang Lain
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Akui Dongkol, Dewi Perssik Tolak Inara Rusli Jadi Bintang Tamu Pagi-Pagi Ambyar
-
Deretan Plot Twist Jelang Ending Drakor No Tail To Tell
-
Virgoun dan Lindi Fitriyana Pacaran Setahun Sebelum Menikah Hari Ini
-
Jangankan Diundang, Inara Rusli Bahkan Tak Tahu Virgoun Menikah dengan Lindi Fitriyana
-
Widy Vierratale Punya Gaun Noni Belanda Kayak Istri Gubernur Kaltim, Bongkar Belinya di Mana
-
Ketahuan? Netizen Curiga Inara Rusli Pakai Akun Palsu untuk Balas Komentar Nyinyir
-
Olla Ramlan Go International Lewat Serial Walid Season 2, Perankan Anak Kiai yang Manipulatif
-
Belum Move On dari The Art of Sarah? Ini 7 Serial Barat Penuh Tipu Daya yang Wajib Ditonton!
-
Detik-Detik Mahasiswi Dibacok Pakai Kapak di Kampus UIN Suska Riau, Pelaku Diduga Terobsesi
-
Sang Kakak Spill Tipis-Tipis, Intip Potret Pernikahan Virgoun dan Lindi Fitriyana