Jakarta sebagai Ibu Kota negara Indonesia justru tidak memiliki teater yang bisa mengenalkan budaya dari seluruh daerah.
"Jakarta kan Ibu Kota Indonesia, itu harus ada teater mengenai seni budaya," kata Titiek Puspa.
"Kita (bisa) membanggakan kepada para turis, bahwa di Indonesia bukan cuma itu. Ada yang begini dari Sabang sampai Merauke," imbuhnya.
Deddy Corbuzier melihat Titiek Puspa sangat emosional saat membicarakan budaya Indonesia.
Titiek Puspa pun tak menampiknya. "Karena saya sangat mengagumi leluhur saya dan seni budaya di Indonesia," tegas Titiek Puspa.
"Sedangkan saya tidak bisa berbuat untuk itu. Aku cuma bisa nyanyi, lagu aja cuma yang begitu, bukan yang seindah mutiara," sambungnya.
Padahal seperti diketahui, Titiek Puspa telah berkarier di dunia hiburan Tanah Air selama 67 tahun.
Puluhan bahkan ratusan lagu ciptaan Titiek Puspa pun melegenda sehingga masih didengarkan sampai sekarang melalui cover para penyanyi baru.
Melalui podcast-nya dengan Deddy Corbuzier, Titiek Puspa berharap impiannya agar Indonesia terutama Jakarta memiliki teater yang menampilkan seni budaya dari berbagai daerah bisa terwujud.
Baca Juga: Bukan ke Klinik Kecantikan, Ingat Lagi Rahasia Glowing Titiek Puspa hingga Akhir Hayat
Untuk mewujudkannya, Titiek Puspa yang meninggal dunia di usia 87 tahun hanya bisa mengandalkan anak-anak muda.
"Ayo kalian yang muda. Saya bukan pengen jadi pimpinan. Saya sudah tinggal dipanggil. 'Titiek Puspa' 'Yes, Tuhan. I'm coming'," ucap Titiek Puspa.
Titiek Puspa berharap pemerintah pun serius membuat sebuah teater untuk melestarikan budaya Indonesia.
Bukan artis-artis yang sudah ada, Titiek Puspa ingin para pemain drama musikal tersebut dilatih dari nol dan fokus berkarya di satu teater itu saja.
"Artinya pemerintah juga harus membayar besar untuk orang-orang itu," kata Deddy Corbuzier.
Titiek Puspa sepakat. Yang lebih penting, pemerintah juga harus memaksakan kontribusi orang-orang yang mendapatkan kekayaan dari Indonesia untuk seni budaya.
"Pokoknya ini antara pemerintah sama orang-orang yang merasa telah mengambil kekayaan di Indonesia, ulurkan sekian persen untuk itu," ujar Titiek Puspa.
"Supaya kamu naik ke surga. Kalau kalian sudah mengambil apa yang ada di Indonesia, kamu makan dan kamu tidak bagikan, silakan ada sebelahnya surga," tandasnya.
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
Jenazah Titiek Puspa Tiba di Rumah Duka, Penjagaan Diperketat
-
Potret Kenangan Titiek Puspa Bersama Lensois, Grup Musik Gagasan Soekarno
-
Seto Mulyadi Kawal Jenazah Titiek Puspa Masuk Ambulans: Nggak Bisa Antar ke Makam
-
7 Potret Muda dan Nostalgik Titiek Puspa, Bukti Kecantikan Tak Lekang Waktu
-
Reza Artamevia Kehilangan Sosok Titiek Puspa: Nama dan Karyanya Tak Lekang Oleh Waktu
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan