Suara.com - Sinetron "Kupu Malam" diumumkan tayang di MDTV yang semula NET. mulai Selasa (15/4/2025).
Judul yang sama dengan web series "Kupu Malam" di WeTV membuat penonton dibuat bingung, apa bedanya?
Web series "Kupu Malam" diketahui lebih dulu tayang, tepatnya pada November 2022 sebanyak tujuh episode.
Yuk ketahui beda Kupu Malam sinetron vs web series melalui ulasan berikut ini.
1. Web Series Kupu Malam
"Kupu Malam" merupakan web series produksi MD Entertainment yang menggandeng Anggy Umbara sebagai sutradara.
"Kupu Malam" web series menceritakan tentang mahasiswa bernama Laura yang bekerja sampingan sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK).
Laura terpaksa melakukannya demi membiayai sang adik, Dani, yang menderita penyakit jantung.
Ketika menjadi PSK, Laura berganti nama menjadi Flo dengan arahan Mommy Rachel.
Baca Juga: Dear Koruptor BBM Oplosan, Awas Kena Azab Betubi-tubi: Mati Terbakar Bensin
Dari semua wanita yang bekerja dengan Mommy Rachel, Flo rupanya paling 'laris manis'.
Sayangnya ketenangan Laura mulai terganggu ketika seorang klien bernama Arief Dirgantara sangat terobsesi kepadanya.
Padahal Flo menerapkan peraturan apabila tidak akan melayani kliennya lebih dari satu kali demi merahasiakan identitas sebagai Laura.
Di sisi lain, Arief terus mendesak dengan mengiyakan berapapun uang yang diminta.
Laura lantas kabur ke Bali dan bekerja di hotel. Di kehidupan baru tersebut, Laura saling jatuh cinta dengan seorang pengusaha bernama Raffi.
Namun karena masa lalunya sebagai PSK, Laura merasa tidak pantas. Belum lagi Mommy Rachel dan Arief masih menghantui setiap langkahnya.
Berita Terkait
-
Vicky Prasetyo Ungkap Pacar Barunya Pemain Sinetron Teman Jessica Iskandar, Siapa?
-
Titiek Puspa Sempat Ceritakan Kisah di Balik Lagu 'Kupu-Kupu Malam', Bermula dari Pertemuan di Hotel
-
Bikin Ngakak, Momen Pertemuan Shireen Sungkar dan Dinda Kanya Bak Adegan Sinetron
-
Dapat Peran Pengemis, Momen Rhoma Irama Kembali Main Sinetron Ramai Dikasihani
-
5 Potret Reuni Para Pemain Di Sini Ada Setan Setelah 21 Tahun
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis