Suara.com - Afgansyah Reza atau Afgan menjadi deretan musisi selanjutnya yang memiliki kenangan mendalam dengan almarhumah Titiek Puspa.
Bukan sekadar penyanyi legendaris yang menjadi panutan, Titiek Puspa rupanya juga cukup berpengaruh dalam perjalanan karier seorang Afgan.
Penyanyi 35 tahun tersebut masih mengingat dengan jelas kala Titiek Puspa hadir di konser tunggal perdananya. Sejak itu, Afgan melihat sang legenda sebagai sosok yang berjasa dalam kariernya.
Hal ini disampaikan Afgan saat menghadiri acara tahlilan tujuh hari wafatnya Titiek Puspa yang digelar di Auditorium Perguruan Tinggi Kepolisian (PTIK) di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (17/4/2025) tadi malam.
"Konser tunggal pertamaku di Jakarta, pertama kali aku bikin konser, Eyang Titiek datang nonton. Ingat banget, beres acara dia (Titie) naik ke panggung terus dia peluk aku," kata Afgan saat ditemui wartawan usai acara.
"Dia selalu ada dalam perjalanan karierku, dari awal sampai akhir hidupnya dia masih suka telepon aku," ucapnya menyambung.
Pelantun Jodoh Pasti Bertemu tersebut terakhir kali berkomunikasi dengan Titiek Puspa pada Desember 2024
Kala itu, Titiek mengungkapkan keinginannya membantu anak-anak kurang mampu untuk mendapatkan seragam sekolah.
Almarhumah meminta bantuan Afgan buat mewujudkan keinginannya tersebut.
Baca Juga: Niat Tagih Royalti Kupu Kupu Malam ke Ariel NOAH, Ahmad Dhani Disentil Anak Titiek Puspa
"Terakhir telepon kayak akhir tahun lalu, 2024 Desember. Dia telepon, dia bilang ngelihat berita banyak anak-anak enggak mampu sekolah karena enggak punya seragam," beber Afgan.
"Terus dia kayak minta tolong aku gimana caranya buat cari dana untuk kasih ke anak-anak yang enggak mampu beli seragam. Jadi dia kayak punya kekhawatiran tersendiri buat negara kita," tambahnya.
Dari situ, sang penyanyi melihat almarhumah Titiek Puspa sebagai sosok sederhana yang selalu peduli akan nasib orang disekitarnya.
Menurut Afgan, Titiek Puspa selalu menyuarakan kepedulian kepada mereka yang membutuhkan.
"Dia kan selalu menjadi cahaya ya buat semuanya, kayak selalu kasih energi yang baik, selalu punya niat yang baik, selalu pengen negara kita tuh baik-baik aja. (Pada) nak-anaknya juga dia peduli banget, jadi menurut aku dia sangat berjiwa baik," ungkap Afgan.
Afgan sendiri juga jadi memahami akan pentingnya rasa kepedulian antar sesama. Termasuk kepada mereka yang membutuhkan.
"Dia selalu bilang kayak 'jangan lupa peduli sama orang lain. Rasa empati itu jangan sampai hilang. Walaupun kita dikasih rezeki tetap harus peduli sama orang, jangan sampai lupa'. Insya Allah semoga bisa terus kayak gitu," terangnya.
"Eyang Titiek menurut aku kayaknya Indonesia beruntung banget punya sosok (seperti) eyang Titiek," imbuh Afgan.
Sebagaimana diketahui, Titiek Puspa merupakan legenda yang sudah berkiprah di industri musik Tanah Air selama lebih dari 60 tahun.
Titiek Puspa mengawali kariernya sejak usia 14 tahun. Kala itu, dia mengikuti kontes menyanyi Bintang Radio di Semarang.
Selain bernyanyi, kariernya juga cemerlang sebagai aktris dan host radio. Titiek Puspa terkenal dengan suaranya yang khas dan lagu-lagunya yang timeless serta mudah didengar.
Sang legenda juga terkenal sebagai panutan bagi banyak penyanyi muda di bawahnya.
Titiek Puspa meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan pada Kamis (10/4/2025) lalu sekira pukul 16.25 WIB.
Perempuan bernama asli Sumarti tersebut berpulang dalam usia 87 tahun saat tengah menjalani perawatan usai menjalani operasi akibat pendarahan otak di sisi kiri kepalanya.
Jenazah Titiek Puspa dimakamkan di area Taman Pahlawan AA1 Blad 48, TPU Tanah Kusir.
Berita Terkait
-
Petty Tunjungsari Ungkap Lirik Lagu Cinta Terinspirasi dari Kisah Nyata Titiek Puspa
-
Penyesalan Terbesar Rossa Usai Titiek Puspa Meninggal Dunia
-
Hadiri Tahlilan 7 Hari Wafatnya Titiek Puspa, Hijab Inul Daratista Disorot
-
Busana Putih di Acara Tahlilan 7 Harian Ternyata atas Permintaan Titiek Puspa
-
Pengajian 7 Harian Titiek Puspa Digelar Penuh Haru dengan Nuansa Serba Putih
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Sambut Ramadan 2026, Nussa dan Rarra Ajak Keluarga Indonesia Bersyukur Lewat Cerita 'Hujan'
-
Ayah Nizam Bocah yang Disiksa Ibu Tiri Diduga Terlibat: Dia Tahu, Tapi Membiarkan
-
Detik-Detik Menkeu Purbaya Kaget Dapat Gift Singa dan Paus Saat Live: Ntar Disangka Gratifikasi
-
Resmi Daftar Nikah, Byun Yo Han dan Tiffany Young SNSD Kini Sudah Sah Jadi Suami Istri
-
Cerita Awal Kedekatan Mahasiswa dan Mahasiswi UIN Suska Sebelum Tragedi Berdarah Cinta Ditolak
-
Aksi Shegan Mirip Lisa BLACKPINK Dikecam hingga Disorot Netizen Thailand, Akun Medsosnya Kini Hilang
-
Kasus Anak di Sukabumi Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Ibu Kandung Depresi karena Diteror
-
Minta Perlindungan LPSK, Ibu Nizam Syafei Diancam untuk Tak Banyak Bicara Kasus Anaknya
-
Adegan Suami Pesan Makan Satu di FTV Kisah Nyata Viral, Disebut Mirip Cerita Salshabilla Adriani
-
Sinopsis Our Happy Days, Kisah Cinta Romantis Yoon Jong Hoon dan Uhm Hyun Kyung