Suara.com - Usai Paula Verhoeven mulai angkat bicara mengenai perceraian dengan Baim Wong, kembali beredar rekaman suara mereka ketika berdebat soal Niko yang diduga menjadi orang ketiga pada April 2024 lalu.
Pada rekaman suara yang diunggah akun Instagram @lambe_danu, terdengar suara Baim Wong yang sempat ingin tahu riwayat telepon dan WhatsApp Niko di HP Paula Verhoeven.
"Boleh tahu gak telepon Niko di situ ada gak? WhatsApp-nya ada gak? Terakhir kapan?" ujar Baim Wong pada Paula Verhoeven dilansir dari unggahan Instagram @lambe_danu, Rabu (23/4/2025).
Ayah 2 anak itu nampaknya berusaha mengambil HP Paula Verhoeven ketika mantan istrinya hendak memperlihatkan WhatsApp-nya dengan Niko.
Setelah berhasil merebutnya, aktor 43 tahun ini melihat mantan istrinya terkahir chat dengan Niko, teman dekatnya itu pada 14 APril 2024.
Baim Wong pun terdengar bingung, karena Paula Verhoeven sempat mengaku sudah lama tak berkomunikasi dengan Niko.
"Ini 14 April, kata kamu tadi udah lama banget?" ujar Baim Wong.
"Maksudnya aku ya cuman gitu-gitu doang, udah nggak pernah hubungin lagi," sahut Paula Verhoeven.
Saat Paula Verhoeven berdalih tak ingat komunikasi terakhirnya dengan Niko, Baim Wong merasa mantan istrinya itu hanya beralasan karena chat terakhirnya baru beberapa hari lalu.
Baca Juga: Beredar Foto Ridwan Kamil dan Lisa Mariana Main Kartu UNO, Diragukan Keasliannya
"Tadi kan aku nanya terakhir kapan?" tanya Baim Wong.
"Iya, aku juga nggak inget sayang," ujar Paula Verhoeven.
"Ini baru, 14 April itu baru 4 hari yang lalu," ujar Baim Wong dengan nada yang terdengar sudah mulai kesal.
Tak hanya sekali, terdengar suara Baim Wong mengatakan mantan istrinya dan Niko beberapa kali chattingan pada April 2024 lalu.
Bahkan, ayah 2 anak ini sempat mengungkapkan salah satu isi chat Niko dan Paula Verhoeven pada April 2024 tersebut.
"Ini juga kamu WhatsApp dia tanggal 9 April. Nite segala semuanya," ujar Baim Wong sambil membacakan isi chat Niko dan Paula.
Berita Terkait
-
Hotman Paris Sindir Baim Wong yang Bocorkan Penyakit Paula Verhoeven: Kenapa Kamu Tega?
-
Paula Verhoeven Ganti Kontak Niko dengan Nama Cewek Biar Tak Salah Paham: Gimana Ya Ngomongnya
-
Paula Verhoeven Ungkap Fakta Mengejutkan Soal NS: Dia Mau Datang dengan Istrinya
-
Isu KDRT Mencuat, Paula Verhoeven Akui Dimaki Baim Wong di Depan Orang Lain
-
Bela Paula Verhoeven yang Dituduh HIV, Hotman Paris Desak Baim Wong Juga Harus Diperiksa
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga