Suara.com - Praktisi hukum Deolipa Yumara memberikan respons terkait salinan putusan cerai Baim Wong dan Paula Verhoeven yang bocor ke publik.
Sebelumnya kabar soal Paula mengidap HIV sempat menghebohkan publik usai salah satu akun mengunggah foto salinan perceraian tersebut.
Adalah akun Instagram @nikmine17 yang pertama kali membocorkan dokumen perceraian di salah satu unggahannya.
Imbasnya, kini kabar soal Paula Verhoeven yang mengidap HIV viral dan menjadi pembicaraan hangat di media sosial.
Sebagai seorang praktisi hukum, Deolipa Yumara mengatakan bahwa penyakit merupakan salah satu privasi seseorang yang tidak boleh diketahui publik.
Namun jika memang privasi itu kini tersebar, besar kemungkinan bahwa itu merupakan rumor yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Ini kalau kita bicara penyakit ini kan bicara privasi, tapi kalau kita bicara isu kan rumor. Kalau rumor itu memang kita gak perlu tanggapi,” ujar Deolipa Yumara dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi pada Kamis (24/4/2025)
“Karena sesuatu berita yang tidak jelas keberadaannya itu kemudian gak efektif kalau untuk ditanggapi, jadi kita anggap bahwasannya itu tidak ada,” imbuhnya.
Baca Juga: Tak Ada Riwayat Cerai di Keluarga, Paula Verhoeven Susah Payah Pertahankan Rumah Tangga
Soal dokumen yang mengatakan Paula Verhoeven mengidap HIV, Deolipa meyakini bahwa hal tersebut tidak benar.
Menurut pengacara tersebut, tidak boleh ada satu pihak pun yang menyebarluaskan informasi penyakit pasien, bahkan dokter sekalipun.
“Apakah ada si Paula HIV? kita langsung jawab tidak ada, kenapa? karena yang sifatnya penyakit itu tidak bisa kemudian diumbar-umbar,” ujarnya.
“Dokter pun gak akan berani menceritakan penyakit seseorang itu, apalagi ini kemudian dijadikan isu,” katanya menyambung.
Deolipa juga mengungkapkan keheranannya soal salinan perceraian yang bisa tersebar. Padahal terkait hal yang bersifat privasi terkait pasien tidak akan mudah dikeluarkan dokter atau pihak rumah sakit.
“Kalau dokter sendiri gak berani mengeluarkan dokumen-dokumen tentang penyakit, terus isu ini dapat dari mana?” ucapnya.
Berita Terkait
-
Belajar dari Baim Wong dan Paula, Ini Cara Memperbaiki Komunikasi yang Buruk dengan Pasangan
-
Ungkap Cerita Baru, Paula Verhoeven Bawa Kisruh Putusan Cerainya ke Bawas Mahkamah Agung
-
Pendidikan Deolipa Yumara: Eks Pengacara Bharada E Kritik Hakim Perceraian Paula Verhoeven
-
Geser Isu HIV, Baim Wong Akui Pakai Narkoba Sebelum Nikahi Paula Verhoeven
-
Paula Verhoeven Adalah Jawaban Doa, Baim Wong Sempat Diwanti-wanti Agar Tak Aneh-aneh
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
HUT Ke-23, PPAD Gelar Ziarah Serentak: Titip Pesan Integritas bagi Prajurit Aktif TNI AD
-
Skenario Pahit yang Bisa Sebabkan Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Siapa Sari Sukoco? Korban KMP Mutiara Sentosa 2 yang Tak Pernah Sampai di Pelaminan
-
Kilau Emas Jadi Biang Kerok Inflasi Lampung di Juli 2026
-
17 Ide Lomba 17 Agustus yang Seru untuk Perusahaan, Bikin Makin Kompak
-
5 City Bike Bergaya Klasik Paling Ideal untuk Komuting dan Sepedaan Keliling Kota
-
Aksi Curanmor Marak di Blora, 11 Kasus Masih Misterius
-
PayLater Terbaik Tahun 2026 di Indonesia: Cara Memilih yang Tepat agar Belanja Makin Hemat
-
The Catalyst: Kenapa Semakin Dipaksa, Orang Justru Semakin Sulit Berubah?
-
Direstui Prabowo-DPR, Purbaya Bakal Datangi Kementerian-Lembaga Jika Lelet Belanja