Suara.com - Film Sayap-Sayap Patah 2: Olivia diumumkan akan tayang pada Kamis, 8 Mei 2025.
Sebelumnya film Sayap-Sayap Patah yang rilis pada 18 Agustus 2022 dibintangi Nicholas Saputra.
Namun dalam film Sayap-Sayap Patah 2: Olivia, Arya Saloka yang menjadi pemeran utamanya.
Apakah Nicholas Saputra digantikan Arya Saloka? Atau Sayap-Sayap Patah 2: Olivia tidak berhubungan dengan film pertama?
Ketahui selengkapnya melalui berbagai fakta Sayap-Sayap Patah 2: Olivia berikut ini.
1. Sinopsis Sayap-Sayap Patah 2: Olivia
Film Sayap-Sayap Patah 2: Olivia berkisah tentang kehidupan ayah tunggal bernama Pandu (Arya Saloka) dengan sang putri, Olivia (Myesha Lin).
Pandu merupakan anggota Densus 88. Setelah sang istri meninggal, Pandu membagi waktunya dalam bekerja dan mengasuh sang putri.
Menyeimbangkan antara peran sebagai ayah tunggal dengan karier profesionalnya sebagai anggota Densus 88 tentu bukan hal mudah untuk Pandu.
Ketika masih menyesuaikan diri, ledakan bom terjadi di sebuah kafe yang juga tak lama setelah mantan pemimpin kelompok teroris bernama Leong bebas.
Baca Juga: Ada Berapa Post-Credit Scene di Film Thunderbolts*? Ini Penjelasannya!
Pandu yang ditugaskan menyelidiki Leong menjadi sibuk, padahal Olivia yang belum lama kehilangan ibu masih membutuhkannya.
Di tengah renggangnya hubungan Pandu dan Olivia, sosok guru bernama Suri hadir di kehidupan mereka.
Namun karena wajah Pandu terekspos saat melakukan penyergapan, keluarganya ikut mendapat teror dari kelompok teroris yang ingin membalas dendam itu.
Kisah Pandu melindungi negara dan keluarga dari kelompok teroris akan dihadirkan dalam film Sayap-Sayap Patah 2: Olivia.
2. Apakah Sayap-Sayap Patah 2: Olivia Kelanjutan Film Pertama?
Film Sayap-Sayap Patah 2: Olivia bisa dibilang melanjutkan film Sayap-Sayap Patah yang pertama.
Film Sayap-Sayap Patah yang rilis pada 2022 juga fokus pada sosok anggota Densus 88 bernama Adji.
Musuh yang dihadapi Adji pun sama, yaitu Leong. Di film pertama, Leong diceritakan sebagai tahanan yang merencanakan kerusuhan di lapas.
Iwa K tetap berperan sebagai Leong dalam film Sayap-Sayap Patah maupun Sayap-Sayap Patah 2: Olivia.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa Arya Saloka bukan menggantikan Nicholas Saputra, melainkan mereka memerankan tokoh berbeda.
Sutradaranya ternyata juga berbeda. Sayap-Sayap Patah 2: Olivia disutradarai oleh Ferry Pei Irawan, sementara yang pertama adalah Rudi Soedjarwo.
Kesamaan film pertama dan kedua adalah menceritakan upaya anggota Densus 88 melawan kelompok teroris.
Baik film Sayap-Sayap Patah yang pertama maupun kedua tidak hanya fokus pada upaya melawan teroris, tetapi juga kehidupan seorang anggota Densus 88 bersama keluarga.
Selain Iwa K sebagai Leong, karakter yang kembali muncul di Sayap-Sayap Patah 2: Olivia adalah Nugie sebagai AKP Sadikin.
Nantikan pula kemunculan Bio One yang berperan sebagai karakter baru bernama Askar dalam film Sayap-Sayap Patah 2.
3. Sinopsis Sayap-Sayap Patah
Film Sayap-Sayap Patah yang kini dapat ditonton ulang melalui Netflix diadaptasi dari kisah nyata.
Kerusuhan disadur dari peristiwa yang terjadi nyata di Lapas Markas Komando Korps Brigade Mobil (Mako Brimob) Kelapa Dua pada 8-10 Mei 2018.
Apabila Sayap-Sayap Patah 2 menceritakan ayah tunggal dan putrinya, fokus film Sayap-Sayap Patah adalah sepasang suami istri bernama Sudarmadji (Nicholas Saputra) dan Nani (Ariel Tatum).
Sudarmadji yang seorang anggota Densus 88 tengah berbahagia karena Nani hamil anak pertama.
Sayangnya di tengah kebahagiaan tersebut, Adji harus berhadapan dengan anggota kelompok teroris yang diketuai Leong.
Awalnya Adji dan kawan-kawannya berhasil menangkap Leong dan anggotanya. Namun dari dalam lapas Mako Brimob, Leong merencanakan kerusuhan bersama tahanan lain.
Perolehan 2,4 juta penonton film Sayap-Sayap Patah yang pertama membuat film Sayap-Sayap Patah 2: Olivia juga patut diantisipasi.
Jangan sampai kelewatan ya! Catat tanggalnya, film Sayap-Sayap Patah 2: Olivia tayang di bioskop mulai 8 Mei 2025.
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
Serbu Promo MTIX 2 Mei 2025! Buy 1 Get 1 Film Hits Ini
-
Sinopsis Sorop, Film Garapan Sutrada Upi Avianto yang Kini Bisa Disaksikan di Netflix
-
Garuda di Dadaku: Dari Film Realistis ke Animasi Fantastis, Ini Bocoran Serunya!
-
Dari Santet hingga Setan Laut Selatan, 5 Film Horor Terbaru Tayang Mei 2025
-
Masih Terus Melejit, Jumbo Jadi Ancaman Agak Laen dan KKN di Desa Penari
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Klarifikasi Lengkap Cindy Rizky Aprilia Soal Tudingan Jadi Simpanan Suami Maissy
-
Raline Shah Syok Saksikan Tukang Pijatnya Dirukiah: Ini Akting atau Gimana?
-
Momen Gala Sky Bacakan Al-Fatihah, Ngaku Mimpi Digendong Vanessa Angel Bikin Tangis Pecah
-
Dikira Bikin Haru, Video Ibu Foto Anak Bareng Mobil McLaren di SPBU Berujung Plot Twist Tak Terduga
-
Diserang dan Diancam Boikot, Keenan Nasution Tak Gentar Gugat Vidi Aldiano Terkait Royalti Hak Cipta
-
Aurel Hermansyah Siap Hamil Lagi, Atta Halilintar Girang: Lebaran Tahun Depan Ada Baby Boy
-
Kunjungi Rutan Pondok Bambu, Rieke Diah Pitaloka Ungkap Kondisi Nikita Mirzani DropJelang Lebaran
-
Ustaz Yusuf Mansur Umumkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026, Simak Dasar Penetapannya!
-
Kolaborasi Ratusan Kreator, Pelangi di Mars Tawarkan CGI dan VFX Berkelas
-
Ahmad Dhani Pilih Lokasi Prewedding El Rumi, Kenapa Dikritik Terlalu Ikut Campur?