Suara.com - Reaksi YouTuber Reza Arap ketika mendapat teguran untuk mematikan rokoknya menuai sorotan publik. Hal itu terekam dalam unggahan akun @folkjog pada Jumat, 9 Mei 2025.
Pada postingan tersebut, terlihat Reza Arap dan timnya tengah berjalan-jalan santai di kawasan Malioboro, Yogyakarta, sambil melakukan siaran langsung di YouTube.
Mulanya, Reza Arap tengah melihat-lihat sekitar sembari menyapa beberapa penggemar yang duduk di kursi tepi jalan.
"Kok pada tahu gue ya?" tanya Reza Arap setelah membalas sapaan seorang penggemar.
Lalu, salah satu timnya menegur mantan suami Wendy Walters itu dengan mencolek tangannya dan membuat gestur tidak boleh merokok.
Mulanya Reza Arap terkejut mengapa tidak boleh melakukannya. Tetapi ia segera mematikannya dengan menepi dan membuang puntung rokok di tempat sampah.
"Hah, kenapa? Oh, di sini nggak boleh ngerokok? Oh, sorry, sorry, nggak tahu gua. Sorry, sorry," ujar personel Weird Genius tersebut sambil menepi untuk membuang rokoknya.
"Salahku, salahku, gua nggak tahu, gua nggak tahu. Sorry, sorry, sorry guys," imbuhnya setelah tidak lagi memegang rokok. Ia juga menempelkan kedua telapak tangan menunjukkan gestur minta maaf.
Reza Arap pun penasaran apakah semua pengunjung di kawasan Malioboro memang tidak boleh merokok, termasuk yang tengah duduk-duduk santai di pinggir jalan.
Baca Juga: Niat Jalan-Jalan ke Danau Toba, Wendy Walters Malah Kena Apes Ditabrak Jet Ski
"Oh, kalau duduk juga nggak boleh ngerokok ya di sini, ya? Oh, mereka ada rest area sendiri di sini ya? Oh, bagus," puji pria 31 tahun itu.
"Mungkin," jawab salah satu timnya.
Sikap laki-laki bernama asli Muhammad Reza Oktovian itu pun mendapat pujian dari warganet. Pasalnya, tidak semua perokok suka ditegur.
"Andai semua respons perokok begitu saat ditegur. Bagus bang Reza," ujar seorang warganet.
"Kalau nggak salah sudah 2 atau 3 tahun Malioboro tanpa rokok, meski masih banyak yang melanggar dan ngeyel kalau ditegur. Respect bang," kata warganet yang lain.
"Harusnya seperti ini respons perokok kalo ditegur di tempat yang dilarang merokok dan saat berkendara," ujar warganet lainnya.
Berita Terkait
-
Reza Arap Debut Jadi Sutradara Lewat Film 'Harusnya Horor'
-
Ogah Beberkan Keuntungan dari Live Streaming Marapthon, Reza Arap: Repot Pajaknya
-
Cedera Leher, Wendy Walters Bagikan Kondisi Terkini usai Tertabrak Jetski
-
Niat Jalan-Jalan ke Danau Toba, Wendy Walters Malah Kena Apes Ditabrak Jet Ski
-
Jejak Digital Dukung 02 Viral Lagi, Reza Arap Bela Diri: Saya Minta Maaf
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan