Seperti yang diketahui, Syahrini masuk ke dalam kategori "Leaders and Influencers" dan mendapat penghargaan untuk "Outstanding Achievement in Entertainment, Influence & Global Cultural Impact".
Penghargaan tersebut diklaim dari UNESCO melalui platform Listen to Her Parole.
"Saya mendedikasikan penghargaan ini untuk perempuan-perempuan di seluruh dunia," bunyi pidato yang diucapkannya ketika menerima penghargaan.
Perempuan 44 tahun itu menceritakan bagaimana awal mula dirinya menjadi sosok bintang seperti sekarang, yang dimulai sejak masa mudanya.
"Namaku Syahrini, aku adalah penyanyi dan artis dari Indonesia. Sejak usia muda, saya dibimbing oleh mendiang ayah tercinta yang memanggilku dengan sebutan 'putri'. Sebutan itu, yang menjadi bagian dari nama panggung, mengingatkan pada keyakinannya atas diri saya," ucapnya.
"Musik menjadi jembatanku kepada dunia, jalan penghubung untuk melintasi perbatasan dan budaya. Saya beruntung dapat mewujudkan mimpi dalam menampilkan, menciptakan dan berbagi suara saya dengan jutaan orang," katanya menyambung.
Perempuan dengan nama asli Rini Fatimah Jaelani itu juga mengungkap masa-masa vakum dari dunia hiburan usai menikah dan melahirkan anak pertamanya.
"Selama beberapa tahun, aku memilih mundur dari dunia musik untuk fokus kepada keluarga, sebuah keputusan yang dibuat dengan cinta dan rasa bangga," terang Syahrini.
"Pada masa itu, saya menemukan ketenangan sekaligus kegembiraan yang membuncah ketika menjadi seorang ibu dari putriku, dan istri dari suamiku. Terima kasih suamiku, yang selalu hadir untuk kami," tutur Syahrini.
Baca Juga: Luna Maya Bicara Soal Rencana Kehamilan, Sadar Saat Ini Sulit Dan Akan Kewalahan
Syahrini menganggap penghargaan yang diterimanya itu menjadi dorongan supaya ia kembali berkarier di dunia musik.
Syahrini pun berharap dapat bernyanyi lagi dalam waktu dekat.
Berita Terkait
-
Perbandingan Mencolok Potret Syahrini di Cannes: Kamera Wartawan vs Instagram Pribadi Tuai Sorotan!
-
Ada Nama Orang Lain di Piala Syahrini, Publik Bingung: Diklaim atau Awards Baru?
-
Orang Indonesia di Luar Negeri Jadi Bahan Ledekan Imbas Syahrini Hadiri Festival Film Cannes 2025
-
Sosok Profesional di Balik Penampilan Cetar Syahrini di Cannes 2025
-
Kenakan Berlian Rp 35 Miliar, Syahrini Malah Dibilang Mirip Ibu-Ibu Pengajian
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti