Suara.com - Kehadiran Syahrini di red carpet Cannes Film Festival 2025 menjadi sorotan tajam dari publik, bukan hanya karena gaun mewah yang ia kenakan atau langkah anggun yang ia pamerkan, tetapi karena perbedaan mencolok antara foto-foto yang diambil oleh kamera wartawan dan foto-foto yang ia unggah di akun Instagram pribadinya.
Fenomena ini pun memicu berbagai reaksi dan perbincangan di media sosial, khususnya saat akun TikTok @kontenviraltiktok memposting gambar perbedaan tersebut. Netizen pun ramai-ramai membandingkan dua tampilan tersebut secara gamblang.
Dari foto-foto hasil jepretan fotografer profesional di Cannes, penampilan istri pengusaha Reino Barrack itu terlihat sangat berbeda dengan apa yang biasa dilihat di Instagram-nya. Dalam balutan gaun bernuansa glamor dengan detail payet dan potongan yang elegan, Syahrini tetap memancarkan aura bintang.
Namun, foto-foto dari kamera wartawan justru memperlihatkan sisi yang lebih realistis, di mana terlihat tekstur kulit wajah yang tampak lebih natural, bentuk tubuh tanpa efek pelangsingan digital, serta detail make-up yang tidak terlalu sempurna jika dibandingkan dengan foto hasil editan.
Pencahayaan yang alami dan resolusi tinggi dari kamera profesional juga tak bisa ditutupi, memperlihatkan bahwa bahkan selebritas papan atas sekalipun tetap manusia biasa.
Sebaliknya, di akun Instagram pribadinya, Syahrini tampak seperti versi yang lebih "halus" dari dirinya sendiri. Kulit terlihat nyaris tanpa pori-pori, tubuh tampak lebih ramping dan wajahnya terlihat sangat simetris serta glowing.
Banyak netizen yang mencurigai penggunaan filter digital, beauty cam, atau bahkan editing aplikasi untuk memperhalus tampilan fisik. Sebenarnya, perbedaan ini bukan hal baru di kalangan selebritas, namun dalam kasus Syahrini, kontrasnya begitu mencolok hingga menjadi bahan olok-olok di dunia maya.
Beberapa netizen tidak segan menuliskan komentar kritis dan satir di media sosial. Akun @iay**** menuliskan, “Seorang Syahrini pun pake Beautycam loh se insekyurr itukah bude incesss. aku liat di ig dewisukarno slide 1&2 aku kira seumuran.”
Ini merupakan sindiran tajam yang menunjukkan betapa penggunaan filter bisa membuat usia tampak jauh berbeda. Komentar ini seolah mempertanyakan standar kecantikan yang terus dipaksakan, bahkan oleh publik figur ternama seperti Syahrini.
Baca Juga: Hadiri Cannes 2025, Elvira Devinamira Aktris Indonesia Masuk Nominasi Best Actress
Sementara itu, akun @sas*** menimpali, “Heboh bgt ngurusin orang. Diketawain noh sm cincinnya syahrini”. Komentar ini mencerminkan dua sisi dari netizen, sebagian mengkritik, sebagian lagi merasa publik terlalu mencampuri urusan pribadi artis.
Akun lainnya, @lim****, menambahkan dengan nada heran, “oh no. duitnya beneran banyak ga si masak iya ga bisa afford rawat badan”.
Netizen tersebut menyindir ketidaksesuaian antara status sosial dan tampilan fisik yang terlihat di kamera wartawan, seolah mengatakan bahwa dengan kekayaan yang dimiliki, Syahrini seharusnya bisa tampil lebih ‘sempurna’ tanpa perlu editan.
Dan dari akun @_fu***: “beda bener yg di posting di Ig nya sama yg fyp di tiktok kok bisa yaa di Ig dia mulus banget.” Komentar ini menegaskan kembali jurang perbedaan yang dirasakan publik antara citra media sosial dan kenyataan.
Fenomena ini membuka diskusi yang lebih luas tentang citra diri di era digital. Apakah penggunaan filter dan editan pada foto merupakan bentuk ekspresi artistik?
Ataukah justru memperparah tekanan sosial terutama terhadap perempuan untuk selalu tampil sempurna? Syahrini, seperti banyak selebritas lainnya, tampaknya berada dalam dilema antara menjaga citra glamor dan menghadapi ekspektasi warganet yang semakin kritis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
Terkini
-
Niko Al Hakim Ungkit Penelantaran Kucing di 2024, Pihak yang Rescue Bela Rachel Vennya
-
Pesona Nikita Willy Berhijab Saat Liburan di Jepang Curi Perhatian
-
Karina Ranau Protes, Foto Almarhum Epy Kusnandar Dipakai Jual Jaket Kang Mus
-
Tidak Direstui Fans! Siapa Elias Ronnenfelt? Pria yang Dirumorkan Dekat dengan Jenna Ortega
-
Film Autopsy: Dead Body Can Talk, Jejak Kebenaran di Meja Autopsi
-
Sudah Operasi Ganti Kelamin, Lucinta Luna Pastikan Tak Bisa Punya Anak Meski Kembali Jadi Cowok
-
Klarifikasi Virgoun Soal Ambil Anak Saat Inara Terseret Kasus: Hanya Sementara Sampai Badai Reda
-
Dialog Terima Kasih Soeharto di Film Dilan ITB 1997 Picu Kontroversi
-
Sengketa Harta Rachel Vennya dan Niko Al Hakim Memanas, dari Rumah Cipete hingga BPKB Alphard
-
Ibnu Wildan Bakal Rilis Album Perdana Perayaan Patah Hati, Bukti Keluar dari Zona Nyaman